WhatsApp dilaporkan mulai menguji coba layanan langganan berbayar terbarunya, yang diberi nama WhatsApp Plus. Fitur premium ini dikabarkan telah muncul di beberapa akun pengguna, salah satunya adalah konsultan media sosial Matt Navarra. Eropa menjadi wilayah pertama yang menjajal layanan ini.
Juru bicara Meta, perusahaan induk WhatsApp, mengonfirmasi bahwa mereka sedang menguji sebuah langganan opsional baru yang dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih personal kepada pengguna.
“WhatsApp sedang menguji langganan opsional baru bernama WhatsApp Plus, yang dirancang untuk pengguna yang ingin lebih banyak cara dalam mengatur dan mempersonalisasi pengalaman mereka,” ujar juru bicara Meta kepada TechCrunch.
Dalam uji coba ini, WhatsApp Plus menawarkan sejumlah fitur premium. Pengguna akan mendapatkan peningkatan jumlah chat yang dapat disematkan (pin), tema chat baru, serta berbagai opsi personalisasi lainnya. Meta menyatakan bahwa uji coba terbatas ini bertujuan untuk mengumpulkan masukan pengguna dan memastikan fitur yang dikembangkan memberikan nilai tambah.
Biaya Langganan WhatsApp Plus
Meskipun harga resmi belum diumumkan, WABetaInfo, situs yang kerap membocorkan fitur WhatsApp, memperkirakan biaya langganan WhatsApp Plus di Eropa akan dibanderol sekitar 2,49 euro per bulan, atau setara dengan Rp 50.204. Harga ini diperkirakan lebih tinggi di Eropa karena perbedaan pajak.
Sementara itu, di Pakistan, harga paket ini tercatat sebesar 229 PKR, atau sekitar Rp 14.064. WABetaInfo juga menyebutkan kemungkinan adanya masa uji coba gratis selama satu bulan untuk sebagian pengguna.
Sistem pembayaran WhatsApp Plus akan menggunakan skema langganan bulanan dengan perpanjangan otomatis. Pengguna dapat membatalkan langganan kapan saja melalui Google Play, asalkan dilakukan setidaknya 24 jam sebelum periode penagihan berikutnya.
Fokus pada Personalisasi Tampilan
Menurut WABetaInfo, WhatsApp Plus akan menghadirkan opsi baru untuk menyesuaikan aplikasi dan memberikan kontrol lebih besar bagi pengguna dalam berinteraksi. Namun, paket langganan ini tidak mengubah pengalaman inti aplikasi, melainkan hanya menambahkan fitur pelengkap.
Fitur-fitur esensial seperti berkirim pesan, panggilan suara, dan fungsi penting lainnya tetap gratis dan dapat diakses oleh semua pengguna. Pengaturan privasi juga tidak berubah, dengan enkripsi end-to-end yang tetap diterapkan pada percakapan, panggilan, dan pembaruan status.
Fitur Unggulan WhatsApp Plus
Salah satu fitur utama yang ditawarkan adalah peningkatan jumlah chat yang dapat disematkan. Jika versi gratis hanya memungkinkan penyematan hingga tiga chat, WhatsApp Plus akan meningkatkan kapasitasnya hingga 20 chat sekaligus. Hal ini diharapkan memudahkan pengguna dalam mengakses percakapan penting langsung dari halaman utama.
Selain itu, pengguna WhatsApp Plus dapat mengatur tema, nada notifikasi, dan nada dering untuk beberapa chat sekaligus dalam satu daftar. Terdapat 10 nada dering eksklusif tambahan yang dapat memberikan variasi dalam menerima panggilan.
Untuk tema aplikasi, pengguna akan dapat mengganti tema dengan 18 opsi warna baru. Pilihan warna tersebut meliputi Vibrant Blue, Royal Purple, Deep Navy, Bright Lavender, Charcoal Grey, Coral Orange, Forest Green, Teal, Burgundy, Earl Brown, Sandy Beige, Emerald Green, Bright Yellow, Olive Green, Fuchsia Pink, Crimson Red, Sunset Orange, dan Golden Yellow. Setelah warna dipilih, seluruh elemen antarmuka aplikasi akan menyesuaikan, menggantikan warna hijau default WhatsApp.
Paket WhatsApp Plus juga memungkinkan pengguna mengganti ikon aplikasi WhatsApp dengan 14 pilihan ikon baru. Pilihan tersebut mencakup desain klasik, efek glitter, efek cahaya biru, tema kosmik, tekstur tanah liat, efek bulu ungu, ikon minimalis dengan warna pastel, serta ikon hitam putih kontras tinggi.
Pengguna yang berlangganan juga akan mendapatkan akses ke stiker premium dengan efek animasi khusus berupa overlay yang dapat muncul di layar chat, bahkan dapat dilihat oleh penerima pesan meskipun mereka tidak berlangganan.
Tahap Uji Coba Terbatas
Saat ini, WhatsApp Plus masih dalam tahap uji coba terbatas dan diperkirakan baru tersedia untuk sebagian pengguna, khususnya pada versi beta Android. Fitur ini diharapkan akan digulirkan secara bertahap ke lebih banyak pengguna dalam beberapa minggu ke depan, menurut laporan WABetaInfo.






