Akses.co.id — LUMAJANG, KOMPAS.com – Nasib nahas menimpa Arifin (43), seorang tukang becak warga Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Becak motor (bentor) miliknya yang terparkir di depan rumah raib digondol maling pada Jumat (24/4/2026) dini hari. Kejadian tersebut terekam kamera CCTV, menampilkan dua orang tak dikenal mendorong bentor Arifin ke arah Kecamatan Lumajang.
Arifin sempat melaporkan kehilangan kendaraannya ke Polsek Pasirian. Namun, ia belum dapat menunjukkan surat-surat kendaraan bentornya kepada petugas. “Tadi sempat lapor ke Polsek tapi karena tidak bawa surat kendaraan, yang bersangkutan langsung pulang dan belum kembali lagi,” ujar Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, di Mapolres Lumajang, Jumat.
Bentor Ditemukan Tergadai Rp 1 Juta
Tak lama setelah melapor, Arifin didatangi oleh Slamet (37), seorang pengusaha barang bekas asal Kecamatan Lumajang. Slamet mengaku baru saja menerima bentor yang diduga milik Arifin dari dua pemuda tak dikenal. Bentor tersebut digadaikan seharga Rp 1 juta.
“Slamet ini setelah menerima gadai, dia melihat media sosial dan mendapati bentor yang baru saja diterima adalah hasil curian,” jelas Suprapto.
Mengetahui hal tersebut, Slamet kemudian mengembalikan bentor itu ke rumah Arifin. Namun, ia tetap meminta uang tebusan sebesar Rp 1 juta. Permintaan tersebut sebagai ganti biaya gadai yang telah ia keluarkan kepada kedua terduga pelaku pencurian. “Bentornya dikembalikan, tapi korban harus tebus karena memang itu sudah digadai,” pungkasnya.
Ikuti Akses.co.id
