Nasional

TNI AD Targetkan Punya 750 Satuan, Batalyon Pembangunan hingga Bantuan Tempur

Advertisement

TNI Angkatan Darat (AD) berencana menambah jumlah satuan hingga mencapai 750 unit yang tersebar di tingkat kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Pembentukan satuan ini mencakup batalyon teritorial pembangunan (YTP) serta satuan bantuan tempur dan administrasi.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono, menjelaskan bahwa konsep pembangunan satuan ini merupakan bagian dari strategi besar pembentukan kekuatan di tingkat kabupaten/kota. “Adapun ke depan, konsep pembangunan ini merupakan bagian dari desain besar pembentukan kekuatan di tingkat kabupaten/kota, dengan rencana sekitar 750 satuan yang terdiri dari 593 YTP serta 157 satuan bantuan tempur dan bantuan administrasi,” ujar Donny saat dikonfirmasi pada Kamis (23/4/2026).

Saat ini, TNI AD telah berhasil membentuk sekitar 30 Brigade Teritorial Pembangunan (BTP) dan 155 Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP).

Donny menegaskan bahwa seluruh proses pembentukan satuan tersebut akan dilaksanakan secara bertahap, terukur, dan disesuaikan dengan kebutuhan wilayah, sesuai dengan perencanaan dari Markas Besar TNI dan Kementerian Pertahanan. “Seluruhnya akan dilaksanakan secara bertahap, terukur, dan berbasis kebutuhan wilayah, sesuai perencanaan Mabes TNI dan Kementerian Pertahanan,” tegasnya.

Untuk mendukung pencapaian target tersebut, satuan kewilayahan TNI AD tengah aktif menyiapkan lahan dan sarana pendukung yang diperlukan untuk pembangunan Yon TP. Langkah ini diambil guna memastikan proses pengembangan berjalan secara optimal.

Kontribusi Satuan Teritorial Pembangunan

TNI AD menilai bahwa keberadaan Yon TP yang telah terbentuk memberikan kontribusi yang signifikan, terutama dalam mendukung program pemerintah daerah.

Advertisement

“Contoh nyatanya dapat kita lihat sendiri pada penanganan bencana di wilayah Sumatera beberapa waktu lalu, di mana kehadiran satuan-satuan ini secara signifikan mempercepat respons di lapangan,” kata Donny.

Satuan-satuan ini berperan penting dalam berbagai aspek penanganan bencana, mulai dari evakuasi hingga membantu pemulihan infrastruktur dan wilayah. “Baik untuk evakuasi maupun membantu pemulihan infrastruktur dan wilayah demi menormalisasi kembali kehidupan masyarakat terdampak bencana,” tambahnya.

Selain itu, Yon TP juga dinilai memiliki peran krusial dalam mendukung program ketahanan pangan di berbagai daerah.

“Mereka (prajurit Yon TP) menjadi pionir yang menggerakkan masyarakat untuk mengolah lahan-lahan ketahanan pangan di daerah,” ungkap Donny.

Advertisement