Akses.co.id — OKU TIMUR, KOMPAS.com – Tiga hari upaya pencarian membuahkan hasil. Jasad AMB (15), siswi SMP Negeri 2 Martapura yang dilaporkan tenggelam di Sungai Komering, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, akhirnya ditemukan pada Kamis (23/4/2026) pagi dalam kondisi meninggal dunia.
Korban, warga Sinar Hijau, Desa Kota Baru, Kecamatan Martapura, ditemukan pada hari ketiga operasi pencarian oleh tim SAR gabungan. Penemuan terjadi sekitar pukul 07.48 WIB di perairan kawasan Desa Tanjung Aman, dengan jarak sekitar 1,7 kilometer dari titik awal ia dilaporkan hilang terseret arus.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur, Dewa MS, membenarkan penemuan jasad siswi tersebut. “Alhamdulillah pada pencarian hari ketiga ini membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Dewa, Kamis, dilansir dari Antara.
Kronologi Kejadian Tragis
Peristiwa nahas ini bermula pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. AMB dilaporkan pergi ke Sungai Komering untuk mandi bersama dua rekannya tak lama setelah jam pulang sekolah.
Saat berada di tepian sungai, korban diduga terpeleset dan seketika terseret arus Sungai Komering yang digambarkan cukup deras. Rekan korban sempat mencoba memberikan pertolongan dengan menggunakan batang bambu, namun derasnya arus membuat tubuh AMB cepat hanyut dan tenggelam.
Kantor SAR Palembang menerima laporan kejadian pada pukul 10.15 WIB. Tim rescue segera dikerahkan untuk bergabung dengan unsur TNI, Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat dalam upaya pencarian.
Operasi SAR Intensif dengan Perahu Karet
Selama tiga hari penuh, tim SAR gabungan melakukan penyisiran intensif di permukaan Sungai Komering. Operasi ini mengerahkan perahu karet bermesin untuk menjangkau area yang lebih luas.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, sebelumnya telah menyatakan bahwa pihaknya juga menyebarkan informasi kepada warga di sepanjang pesisir sungai. Tujuannya adalah untuk mempercepat proses penemuan korban.
Setelah ditemukan mengambang di kawasan Desa Tanjung Aman, jasad AMB segera dievakuasi oleh petugas. “Jasad korban sudah kami evakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Dewa MS.
Dengan ditemukannya jenazah korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian telah dikembalikan ke satuan masing-masing.
Imbauan Kewaspadaan Pasca-Kejadian
Menyikapi insiden tragis ini, otoritas setempat kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar aliran sungai. Imbauan ini secara khusus ditujukan kepada anak-anak.
“Kami mengimbau masyarakat selalu berhati-hati ketika beraktivitas di perairan, terutama di sungai dengan arus yang saat ini cukup deras,” tegas Dewa.
Ikuti Akses.co.id
