Marc Marquez menghadapi tekanan besar menjelang MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez. Tertinggal 36 poin dari pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi, Marquez dituntut tampil tanpa cela untuk menjaga asa juara dunia tetap terbuka.
Performa Marquez dalam tiga seri awal musim ini dinilai belum memuaskan. Sebagai salah satu andalan Ducati, ia belum pernah merasakan podium di sesi balapan utama, sebuah catatan yang mengharuskannya bekerja ekstra keras pada seri keempat kalender MotoGP tahun ini.
Tren Performa yang Perlu Segera Diperbaiki
Memasuki tur Eropa, catatan performa Marquez menunjukkan tren yang perlu segera diperbaiki. Setelah gagal finis pada seri pembuka di Thailand, ia hanya mampu mengakhiri balapan di posisi keempat dan kelima masing-masing pada GP Brasil serta Amerika Serikat. Kondisi ini menempatkannya di peringkat kelima klasemen sementara dengan raihan 45 poin.
Jarak 36 poin dengan Marco Bezzecchi yang tampil impresif bersama Aprilia menjadikan MotoGP Spanyol 2026 sebagai titik balik krusial bagi Marquez. Pembalap dengan nomor start 93 ini harus segera bangkit jika ingin bersaing memperebutkan gelar juara dunia.
Peringatan Pengamat dan Ancaman Aprilia
Pengamat senior MotoGP, Neil Hodgson, menilai beban berat kini sepenuhnya berada di pundak Marquez. Ia mengingatkan bahwa kegagalan meraih kemenangan di Jerez bisa menjadi sinyal bahaya bagi ambisi juara dunia rekan setim Francesco Bagnaia tersebut.
“Marquez tertinggal 36 poin, dia tidak boleh melakukan sebuah kesalahan,” kata Hodgson sebagaimana dikutip dari Motosan.
Hodgson menambahkan bahwa rekam jejak kesalahan di awal musim menjadi faktor yang menghambat performa Marquez. “Kami sudah melihatnya cukup sering membuat kesalahan sejak awal musim lalu. Jadi sejauh ini, dia belum benar-benar berhasil, tekanan ada padanya dalam balapan di Jerez ini,” tuturnya.
Di sisi lain, Hodgson melihat tantangan bagi Ducati akan semakin berat. Karakteristik lintasan Jerez yang sempit dan berliku dinilai lebih menguntungkan bagi motor RS-GP milik Aprilia.
“Tapi Anda harus berpikir bahwa Jerez sebagai sebuah trek yang panjang dengan tikungan sempit,” ucap Hodgson. “Anda membutuhkan sebuah motor yang bisa menikung dengan baik, Aprilia yang tercepat sekarang dan motornya bisa mengerem dengan baik,” imbuhnya, menyoroti keunggulan Aprilia di sirkuit seperti Jerez.






