BEIJING – Teknologi hybrid cerdas i-HEV besutan Geely menjadi salah satu terobosan yang menarik perhatian di industri otomotif. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan mesin konvensional dengan teknologi kelistrikan mutakhir, menawarkan lima keunggulan utama: lebih cerdas, hemat energi, bertenaga, aman, dan andal.

Keberhasilan sistem i-HEV tidak lepas dari dukungan ekosistem “Full-Domain AI 2.0” dan arsitektur elektronik GEEA 3.0. Integrasi ini mencakup model AI “Xingrui AI Cloud Power 2.0” serta teknologi sasis digital terbaru.

Mesin yang digunakan dalam sistem ini diklaim memiliki efisiensi termal hingga 48,41 persen, sebuah angka yang tertinggi di dunia untuk mesin produksi massal. Angka tersebut berkontribusi pada penghematan bahan bakar yang mencapai 12 persen lebih baik dibandingkan standar industri. Dalam pengujian di dunia nyata, Emgrand i-HEV berhasil mencatatkan konsumsi bahan bakar impresif sebesar 2,22 liter per 100 kilometer, bahkan meraih rekor dunia Guinness untuk efisiensi bahan bakar.

Performa dan Sensasi Berkendara

Dari sisi performa, sistem i-HEV mampu menghasilkan tenaga motor yang signifikan, mencapai 230 kW. Angka ini sekitar 1,72 kali lebih besar dibandingkan sistem hybrid pada umumnya. Kendaraan yang dilengkapi teknologi ini dapat beroperasi dalam mode listrik murni hingga kecepatan 66 km/jam. Hal ini memberikan pengalaman akselerasi yang lebih cepat, getaran yang minim, serta kenyamanan berkendara yang halus, menjadikannya sistem hybrid dengan sensasi listrik terkuat di dunia.

Keamanan dan Keandalan Teruji

Aspek keselamatan menjadi prioritas dalam pengembangan i-HEV. Sistem ini dilengkapi dengan teknologi redundansi daya, sistem keamanan baterai “Aegis”, serta baterai khusus hybrid yang menggunakan pendingin cair. Komponen-komponen ini telah melalui pengujian ekstrem untuk memastikan ketahanan dan keamanannya.

Pengujian ketahanan sistem ini bahkan melampaui standar global lebih dari 20 persen, dengan total pengujian mencapai 15.000 jam, setara dengan 4,8 juta kilometer. Teknologi “NordThor” yang sejalan dengan pengembangan ini juga telah terbukti andal secara global, terpasang pada lebih dari 1,15 juta kendaraan dengan total jarak tempuh mencapai 25,4 miliar kilometer. Keandalan ini juga dibuktikan dengan perolehan berbagai sertifikasi bergengsi, termasuk dari CAERI dan rekor Guinness.

Pertumbuhan Bisnis Geely

Di balik inovasi teknologinya, Geely juga mencatat peningkatan signifikan dalam penjualan dan nilai merek berkat strategi “One Geely”. Pada kuartal pertama tahun 2026, perusahaan berhasil menjual 709.358 unit, menempatkannya sebagai pemimpin di antara merek otomotif asal China. Seri produk Star mencatat penjualan lebih dari 1,2 juta unit sepanjang tahun 2025, sementara lini Galaxy berhasil menembus angka 2 juta unit hanya dalam kurun waktu 37 bulan. Pertumbuhan ini menjadikan Galaxy sebagai merek NEV (New Energy Vehicle) dengan perkembangan tercepat.

Geely kini memiliki portofolio produk yang lengkap, mencakup kendaraan bermesin konvensional (ICE), plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), hingga battery electric vehicle (BEV). Perusahaan juga mengembangkan ekosistem teknologi multi-energi yang luas, meliputi listrik murni, hybrid, range extender, metanol, hingga teknologi battery swap.

Ke depan, Geely berencana untuk mengintegrasikan teknologi i-HEV ke seluruh lini produknya. Sebanyak 4 hingga 5 model hybrid baru dijadwalkan meluncur pada tahun 2026. Model-model populer seperti Xingrui, Xingyue L, Boyue, dan Emgrand akan terus mendapatkan pembaruan untuk memperkuat posisinya di pasar. Strategi ini tidak hanya bertujuan untuk mempertahankan dominasi penjualan di China selama satu dekade, tetapi juga untuk bersaing di posisi teratas pasar kendaraan global.