— Harry Kane, penyerang Bayern Muenchen, mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan timnya dalam duel dramatis melawan Paris Saint-Germain (PSG) di leg pertama semifinal Liga Champions. Meskipun kalah dengan skor akhir 5-4 di Stadion Parc des Princes pada Rabu (29/4/2026) dini hari WIB, Kane menilai kedua tim menunjukkan level permainan yang sangat tinggi, terutama dalam aspek serangan.

Kekalahan ini memang terasa pahit bagi Bayern. Pasukan Thomas Tuchel sempat tertinggal jauh 2-5 dari PSG sebelum akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 5-4 berkat gol-gol dari Dayot Upamecano (menit ke-65) dan Luis Diaz (menit ke-68). Harry Kane sendiri sempat membuka keunggulan Bayern di menit ke-17, yang menjadi gol ke-13 baginya di Liga Champions musim ini, menempatkannya hanya terpaut dua gol dari Kylian Mbappe di puncak daftar top skor.

Analisis Pertandingan dan Harapan Leg Kedua

Usai pertandingan, Harry Kane tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya, namun ia tetap memberikan pandangan kritis terhadap jalannya laga. “Anda melihat dua tim level tinggi di sana. Terutama dalam permainan menyerang,” ujar Kane kepada Amazon Prime. “Kecepatan, intensitas dalam duel satu lawan satu. Dua tim papan atas saling beradu kekuatan.”

Lebih lanjut, Kane menyoroti beberapa momen krusial yang menurutnya cukup memberatkan timnya. “Jika kita melihat gol-golnya, bola mati pada laga. Penalti itu jujur saja terlalu berat,” keluhnya, merujuk pada penalti yang diberikan wasit setelah bola operan Ousmane Dembele mengenai Alphonse Davies dari jarak dekat. Meski demikian, ia mengakui bahwa timnya memiliki peluang untuk mengamankan hasil yang lebih baik.

Kemenangan PSG dicetak melalui gol-gol Khvicha Kvaratskhelia (menit ke-24 dan 56), Joao Neves (menit ke-33), dan Ousmane Dembele (menit ke-45’+5 dan 58′), sementara gol Michael Olise (menit ke-41) sempat memperkecil ketertinggalan Bayern.

“Akan tetapi, kami memiliki peluang untuk memastikan pertandingan,” tegas Kane. “Kami sangat bangga karena berhasil memperkecil kedudukan menjadi 5-4 karena tertinggal 5-2 di kandang lawan bisa menjadi situasi sangat sulit. Kami berjuang keras dan berhasil kembali ke pertandingan ini.”

Fokus Peningkatan untuk Leg Kedua

Menatap leg kedua yang akan digelar di Allianz Arena pada Rabu (6/5/2026) malam waktu setempat atau Kamis dini hari WIB, Harry Kane menekankan pentingnya peningkatan performa. “Setiap kali meninggalkan lapangan, menang atau kalah, Anda merasa ada area yang perlu ditingkatkan,” tuturnya.

Kane menilai timnya memiliki momen-momen di mana mereka bisa lebih tajam. Ia merasakan permainan timnya semakin membaik seiring berjalannya pertandingan dan lawan mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan. “Kami sampai di Allianz Arena. Saya tahu ada sembilan gol hari ini, tetapi pada dasarnya skornya 1-0. Kami bermain tanpa beban dan membawa intensitas sama.”

Lebih lanjut, striker timnas Inggris ini mengungkapkan bahwa timnya harus lebih berani dalam duel fisik saat kedua tim kembali bertemu. “Kami berada dalam performa terbaik saat bermain fisik dan memenangkan duel satu lawan satu,” ungkapnya. “Dari situlah peluang kami berasal hari ini. Kami perlu melakukan lebih banyak hal itu.”

Menyikapi pertanyaan mengenai apakah pertahanan terbaik atau serangan terbaik yang akan menentukan hasil akhir, Kane menjawab, “Kita lihat saja [apakah pertahanan terbaik atau serangan terbaik yang akan memenangkan pertandingan]. Akan ada campuran keduanya.” Ia menambahkan, “Ada banyak momen hari ini. Mungkin akan sama minggu depan. Bermain di kandang sendiri, dengan dukungan para penggemar, semoga itu akan mendorong kami.”