— Prosesi pengajian dan siraman El Rumi yang digelar pada Jumat (24/4/2026) menjadi momen haru bagi Maia Estianty. Tangis sang bunda pecah saat mengenang masa lalu yang penuh luka, terutama ketika ia harus terpisah dari putra keduanya di usia belia.

Momen emosional itu terjadi saat El Rumi menjalani tradisi sungkeman. Maia Estianty, yang hadir dengan kebaya anggun, awalnya tampak tegar. Namun, pertahanannya runtuh saat menyampaikan pesan kepada El.

Dalam kesempatan tersebut, Maia tak kuasa menahan tangis saat mengungkit kembali luka lama akibat perpisahan dengan anak-anaknya belasan tahun silam, imbas dari kemelut rumah tangga di masa lalu.

“Di usiamu yang baru 8 tahun, kita pernah harus berpisah,” ujar Maia Estianty dengan suara bergetar, dikutip dari tayangan SCTV, Sabtu (25/4/2026).

Dengan isak tangis yang semakin dalam, Maia mengungkapkan bagaimana trauma perpisahan itu telah mengubah cara pandangnya dalam berperan sebagai ibu.

“Dari hari itu Bunda belajar menjadi ibu yang tidak bisa memeluk kamu setiap hari, sampai sekarang,” ucap Maia sembari terisak di depan sang putra.

Rasa kehilangan momen untuk memberikan kasih sayang secara fisik kepada El Rumi tampaknya menjadi penyesalan mendalam bagi Maia. Hal ini mendorongnya untuk menitipkan pesan khusus kepada calon menantunya, Syifa Hadju.

Maia berpesan agar Syifa senantiasa memberikan pelukan hangat kepada El, sebagai pengganti pelukan yang dulu tak bisa ia berikan sepenuhnya karena keadaan.

“Pesan untuk Syifa, untuk selalu memeluk El. Sering-sering dan yang lama ya. Lebih lama dari yang pernah Bunda lakukan… karena Bunda tidak bisa melakukan itu sampai hari ini,” tuturnya.

Kebanggaan di Tengah Air Mata

Meskipun diwarnai air mata, Maia Estianty tetap menyampaikan rasa bangga yang mendalam terhadap sosok El Rumi. Ia melihat putranya kini telah tumbuh menjadi laki-laki dewasa yang cerdas, humoris, dan bertanggung jawab.

Maia pun memberikan restu penuh bagi El untuk memulai babak baru dalam hidupnya bersama Syifa Hadju.

“Melangkahlah sayang. Kepakkanlah sayap dan terbanglah bersama Syifa. Jelajahi dan taklukkan dunia bersamanya,” kata Maia.

Acara pengajian dan siraman yang dihadiri oleh keluarga inti ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju.