Money

Tak Semua Sama, Ini 8 Jenis Kursi Kereta Ekonomi dan Perbedaannya

Advertisement

PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus berinovasi dalam menghadirkan kenyamanan bagi penumpang kereta api kelas ekonomi. Kini, penumpang tidak lagi dihadapkan pada satu jenis kursi saja, melainkan beragam pilihan dengan tingkat kenyamanan yang berbeda-beda. Mulai dari model lama yang tegak lurus hingga kursi modern ala captain seat yang bisa direbahkan dan diputar.

Perbedaan ini menjadi krusial bagi penumpang yang ingin menyesuaikan pilihan kursi dengan kebutuhan perjalanan mereka, baik untuk jarak dekat maupun jauh. Memahami ragam jenis kursi ekonomi yang tersedia dapat membantu penumpang mendapatkan pengalaman perjalanan yang lebih optimal.

Ragam Jenis Kursi Kereta Ekonomi dan Perbedaannya

Evolusi kursi kereta ekonomi menunjukkan komitmen KAI untuk meningkatkan kualitas layanan. Berikut adalah delapan jenis kursi kereta ekonomi yang ada saat ini beserta perbedaannya:

1. Kursi Ekonomi Tegak Lurus (Model Lama)

Ini adalah generasi kursi ekonomi paling awal yang masih dapat ditemui di beberapa rute. Ciri khas utamanya adalah posisi kursi yang tegak lurus 90 derajat tanpa kemampuan untuk direbahkan.

  • Konfigurasi tempat duduk adalah long seat dengan formasi 3-2.
  • Penempatan kursi saling berhadapan, dengan nomor kursi ganjil-genap.
  • Kapasitas gerbong ini cukup besar, mencapai sekitar 106 kursi.
  • Posisi duduk: A dan E dekat jendela, C dan D dekat lorong, B di tengah.
  • Ditandai dengan kode EKO pada aplikasi Access by KAI.

2. Kursi Ekonomi Kerakyatan (93 Seat)

Berbeda dari model lama, kursi ekonomi kerakyatan dirancang agar tidak saling berhadapan, menawarkan sedikit peningkatan kenyamanan.

  • Posisi kursi tetap tegak.
  • Konfigurasi tempat duduk adalah 3-2, namun searah laju kereta.
  • Menggunakan sistem pendingin udara (AC) sentral.
  • Posisi duduk: A dan E dekat jendela, C dan D dekat lorong, B di tengah.
  • Ditandai dengan kode EKO pada aplikasi Access by KAI.
  • Jenis ini dioperasikan secara terbatas.

3. Kereta Ekonomi (80 Tempat Duduk)

Jenis ini menawarkan ruang yang lebih lega dibandingkan kursi ekonomi 106 kursi, dengan kapasitas total 80 tempat duduk per gerbong.

  • Posisi kursi tegak lurus 90 derajat.
  • Konfigurasi tempat duduk adalah 2-2, dan masih saling berhadapan.
  • Nomor kursi yang berhadapan adalah ganjil-genap (misalnya 1AB dengan 2 AB atau 3CD dengan 4 CD).
  • Posisi duduk: A dan D dekat jendela, B dan C dekat lorong.
  • Ditandai dengan kode EKO pada aplikasi Access by KAI.

4. Kursi Ekonomi Premium New Image

Masuk ke kategori yang lebih modern, kursi ini menggunakan model individual seat dan tidak lagi berhadapan.

Advertisement

  • Kapasitas 80 kursi.
  • Konfigurasi 2-2, dipisahkan oleh armrest.
  • Sebagian kursi menghadap laju kereta, sebagian lainnya berlawanan arah.
  • Kursi tidak dapat diputar, dengan penempatan saling berhadapan hanya pada nomor 11-12.
  • Posisi duduk: A dan D dekat jendela, B dan C dekat lorong.
  • Ditandai dengan kode EKO pada aplikasi Access by KAI.

5. Kereta Ekonomi Premium Modifikasi

Jenis ini mulai memperkenalkan fitur tambahan berupa sandaran yang dapat direbahkan, meningkatkan kenyamanan signifikan.

  • Kursi dapat direbahkan (reclining seat).
  • Konfigurasi 2-2, tidak selalu berhadapan.
  • Kapasitas 80 penumpang.
  • Kursi yang saling berhadapan hanya nomor 10-11 (A-B) dan 12-13 (C-D).
  • Posisi duduk: A dan D dekat jendela, B dan C dekat lorong.
  • Desain lebih ergonomis, cocok untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh.

6. Kereta Ekonomi Premium Stainless Steel

Merupakan pengembangan dari versi premium sebelumnya, menggunakan material yang lebih modern dan tahan lama.

  • Kapasitas 80 kursi.
  • Kursi individual dengan konfigurasi 2-2.
  • Dapat direbahkan.
  • Material bodi kursi menggunakan stainless steel.
  • Sebagian kursi menghadap maju, sebagian lainnya berlawanan arah.
  • Posisi duduk: A dan D dekat jendela, B dan C dekat lorong.
  • Ditandai dengan kode PRE pada pemesanan tiket.

7. Kursi Ekonomi New Generation Modifikasi

Pada tahap ini, kenyamanan meningkat cukup signifikan dengan model captain seat.

  • Model captain seat.
  • Kursi dapat direbahkan dan diputar mengikuti arah perjalanan.
  • Dilengkapi sandaran kepala.
  • Konfigurasi 2-2.
  • Kapasitas 72 kursi, memberikan ruang kaki yang lebih lega.
  • Posisi duduk: A dan D dekat jendela, B dan C dekat lorong.
  • Ditandai dengan kode EKO pada aplikasi Access by KAI.

8. Kursi Ekonomi Stainless Steel New Generation

Ini adalah versi paling baru dan modern dari kereta ekonomi saat ini, menawarkan fasilitas terkini.

  • Material bodi kursi menggunakan stainless steel.
  • Model captain seat.
  • Dilengkapi USB port di setiap kursi.
  • Fasilitas lebih rapi dan kekinian.
  • Posisi duduk: A dan D dekat jendela, B dan C dekat lorong.
  • Jenis ini mulai menjadi standar baru untuk kereta ekonomi masa kini.

Perbedaan Utama yang Perlu Diketahui

Secara umum, perbedaan mendasar antara jenis-jenis kursi kereta ekonomi dapat dilihat dari tiga aspek utama:

  1. Kenyamanan: Semakin baru jenis kursinya, semakin meningkat tingkat kenyamanannya, mulai dari posisi tegak lurus hingga kemampuan direbahkan dan diputar.
  2. Kapasitas Penumpang: Kursi model lama cenderung menampung lebih banyak penumpang, sementara kursi premium mengurangi jumlah kursi demi memberikan ruang gerak yang lebih lega bagi setiap penumpang.
  3. Fasilitas: Fasilitas bervariasi, mulai dari yang paling sederhana tanpa sandaran kepala hingga kursi modern dengan desain ergonomis dan tambahan fitur seperti USB port.

Dengan beragamnya pilihan kursi kereta ekonomi saat ini, penumpang memiliki kesempatan untuk memilih jenis kursi yang paling sesuai dengan preferensi dan kebutuhan perjalanan mereka, menjadikan pengalaman naik kereta api semakin menyenangkan.

Advertisement