— Superkomputer Opta memprediksi Arsenal memiliki peluang 65,51 persen untuk menjuarai Liga Inggris musim 2025-2026, mengungguli Manchester City yang diprediksi meraih 34,49 persen. Namun, prediksi ini datang dengan syarat yang sangat berat bagi tim asuhan Mikel Arteta.

Dengan lima pertandingan tersisa, Arsenal harus berjuang keras untuk merebut gelar liga pertama mereka sejak tahun 2004. Posisi klasemen saat ini menunjukkan kedua tim sama-sama mengoleksi 70 poin. Perbedaan krusial terletak pada selisih gol dan total gol yang dicetak.

Saat ini, Manchester City memimpin klasemen berkat keunggulan selisih gol positif (+37), sama dengan Arsenal. Namun, City unggul dalam jumlah total gol yang dicetak, yakni 66 gol berbanding 63 gol milik Arsenal. Selisih tiga gol inilah yang menempatkan City di puncak.

Arsenal Butuh Kemenangan Besar di Setiap Laga

Aturan pemecah seri klasemen Liga Inggris diterapkan secara berurutan: poin terbanyak, selisih gol, total gol dicetak, lalu hasil head-to-head. Agar Arsenal bisa keluar sebagai juara, beberapa skenario harus terpenuhi:

  • Arsenal harus memenangkan kelima pertandingan sisa untuk memastikan keunggulan poin atas Manchester City.
  • Jika poin akhir kedua tim sama, Arsenal wajib memiliki selisih gol yang lebih tinggi.
  • Jika selisih gol juga imbang, Arsenal harus mencetak total gol lebih banyak dari City. Ini berarti mereka perlu menambah minimal empat gol lagi hanya untuk menyamai posisi City saat ini dalam hal total gol.

Implikasinya, Arsenal tidak cukup hanya meraih kemenangan. Mereka dituntut untuk menang dengan skor besar di setiap laga sisa. Ini menjadi kunci agar mereka tidak hanya unggul poin, tetapi juga mampu menyalip City dari sisi total gol yang dicetak.

Manchester City Lebih Diuntungkan

Di sisi lain, posisi Manchester City terlihat lebih menguntungkan. Keunggulan dalam total gol yang sudah dimiliki memberikan mereka bantalan. Skenario juara bagi City lebih sederhana:

  • Jika City memenangkan semua pertandingan sisa, gelar juara akan langsung menjadi milik mereka tanpa perlu memantau hasil Arsenal.
  • Apabila Arsenal terpeleset dengan hasil seri atau kalah di salah satu pertandingan, City berpeluang besar untuk langsung mengamankan gelar.
  • Bahkan jika kedua tim finis dengan poin dan selisih gol yang sama, City memiliki peluang lebih besar untuk menjadi juara berkat keunggulan total gol yang sudah mereka miliki saat ini.

Lima pertandingan terakhir di musim ini akan menjadi penentu krusial. Pertanyaannya adalah, apakah prediksi superkomputer Opta akan terbukti, atau justru Manchester City yang akan menutup musim dengan gelar ketujuh mereka dalam sembilan tahun terakhir?

Jadwal Lima Laga Tersisa Arsenal

Jumat, 25 April: Arsenal vs Newcastle United, pukul 23.30 WIB

Sabtu, 2 Mei: Arsenal vs Fulham, pukul 23.30 WIB

Minggu, 10 Mei: West Ham United vs Arsenal, pukul 22.30 WIB

Minggu, 17 Mei: Arsenal vs Burnley, pukul 21.00 WIB

Minggu, 24 Mei: Crystal Palace vs Arsenal, pukul 22.00 WIB

Jadwal Lima Laga Tersisa Manchester City

Selasa, 5 Mei: Everton vs Manchester City, pukul 02.00 WIB

Sabtu, 9 Mei: Manchester City vs Brentford, pukul 23.30 WIB

Minggu, 17 Mei: Bournemouth vs Manchester City, pukul 21.00 WIB

Jumat, 22 Mei: Manchester City vs Crystal Palace (jadwal ditunda)

Minggu, 24 Mei: Manchester City vs Aston Villa, pukul 22.00 WIB