— BEIJING, CHRONICLE.id – Changan Group resmi meluncurkan pembaruan strategi ekspansi global bertajuk “Vast Ocean Plan 2.0” di tengah perhelatan Beijing Auto Show atau Auto China 2026 di Beijing, China. Langkah ini menegaskan komitmen produsen otomotif tersebut untuk memperkuat posisinya di kancah internasional.

Pada pameran yang sama, Changan turut memperkenalkan teknologi hibrida BlueCore HEV untuk dua model andalannya, yakni Eado generasi keempat dan CS75 Plus. Pembaruan strategi ini merupakan bagian dari kerangka besar “1+4+4+5” yang menempatkan globalisasi sebagai poros utama transformasi perusahaan, dengan ambisi meningkatkan volume penjualan hingga lima kali lipat pada tahun 2030.

Zhao Fei, General Manager Changan Group, menyatakan bahwa Vast Ocean Plan 2.0 diluncurkan pada Jumat (24/4/2026) di Beijing Auto Show 2026 dengan semangat dan pola pikir yang lebih terbuka. “Kami akan tetap berpegang pada prinsip utama, yaitu pengembangan jangka panjang, lokalisasi, sistematisasi, dan praktik ESG, sembari bertransformasi dari model berbasis ekspor menjadi operasi global terintegrasi yang mencakup manufaktur, penjualan, investasi, layanan, dan keberlanjutan,” ujar Zhao.

Transformasi Menuju Operasi Global

Kinerja Changan di pasar global pada tahun 2025 tercatat gemilang, dengan penjualan luar negeri mencapai 637.000 unit, melonjak 18,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Saat ini, Changan telah merambah 21 pasar baru dengan meluncurkan 12 model terbaru, dan beroperasi di 118 negara melalui jaringan 1.124 diler.

Jejak manufaktur Changan juga semakin luas, mencakup 22 basis produksi di luar negeri dengan kapasitas tahunan gabungan mencapai 350.000 unit. Hingga akhir 2025, portofolio internasional Changan telah berkembang menjadi 41 model, terdiri dari 25 kendaraan bermesin konvensional dan 16 kendaraan energi baru (NEV).

Melalui Vast Ocean Plan 2.0, Changan melakukan pergeseran strategis dari sekadar “going global” (ekspor) menjadi “taking root locally” (berakar di pasar lokal). Strategi ini dirancang secara sistematis untuk mendukung peningkatan penjualan, keuntungan, dan nilai merek secara menyeluruh.

Target 2030 dan Tujuh Pilar Strategi

Menyongsong tahun 2030, Changan mematok target penjualan internasional antara 1,5 juta hingga 1,8 juta unit. Secara regional, produsen otomotif ini membidik posisi sebagai merek China terdepan di Eropa, masuk dalam lima besar di Eurasia, serta menargetkan posisi 10 besar, bahkan lima besar di Asia Tenggara, Timur Tengah, Afrika, serta Amerika Tengah dan Selatan.

Untuk menggapai target tersebut, Vast Ocean Plan 2.0 akan didukung oleh tujuh pilar utama. Pertama adalah peningkatan teknologi, dengan pendekatan yang berfokus pada kebutuhan pengguna, keselamatan, efisiensi, dan mobilitas cerdas melalui integrasi BlueCore Hybrid, SDA Intelligence, dan solusi energi generasi terbaru. Kedua, peningkatan produk, yang beralih dari pengembangan terpusat di China menjadi pengembangan global yang disesuaikan dengan karakteristik tiap wilayah, tanpa menghilangkan standarisasi platform global.

Pilar ketiga adalah peningkatan merek, untuk memperkuat citra brand dalam aspek teknologi, keandalan, dan kepercayaan konsumen. Keempat, peningkatan model kemitraan, yang meliputi perluasan kolaborasi lintas sektor dalam aspek teknologi, manufaktur, dan pengembangan pasar. Kelima, peningkatan investasi, dengan memprioritaskan riset dan pengembangan (R&D), layanan, serta pengembangan ekosistem.

Selanjutnya, pilar keenam adalah peningkatan layanan, di mana Changan akan memperkuat layanan purna jual global dengan respons yang lebih cepat dan dukungan lokal yang lebih kuat. Pilar ketujuh dan terakhir adalah peningkatan tim, yaitu membangun sumber daya manusia internasional yang kompeten dan memahami secara mendalam karakteristik pasar lokal.

Secara keseluruhan, pembaruan strategi ini dirancang untuk memperkuat kapabilitas global Changan dalam jangka panjang, sekaligus menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih bernilai bagi konsumen di seluruh dunia.