Akses.co.id — BELITUNG, KOMPAS.com – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menargetkan peningkatan volume transaksi digital melalui aplikasi myBCA dengan menggelar myBCA Belitung Multisport Festival 2026. Acara yang dijadwalkan pada 25-26 April 2026 di Belitung ini diproyeksikan menarik lebih dari 1.000 peserta dari dalam dan luar negeri.
SVP Marketing Communication BCA, Adrian Hermansyah, menyatakan optimismenya terhadap capaian transaksi selama festival berlangsung, meskipun angka pasti belum dapat dirinci. “Waktu kami membuka registrasi, itu lebih dari 1.000 yang akan berpartisipasi di acara ini. Jadi bisa dibayangkan nilai ekonominya seperti apa, dari pendaftaran, belum lagi untuk kunjungan, kalau dari luar kota pasti butuh akomodasi, okupansi hotel naik, transaksi naik, itu yang kami harapkan,” ujar Adrian dalam konferensi pers di Belitung, Jumat (24/4/2026).
BCA juga berupaya mendorong transaksi dengan menawarkan promo cashback hingga 30 persen bagi pengunjung yang berbelanja di pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berpartisipasi dalam acara tersebut.
Strategi Segmentasi Pengguna dan Rangkaian Lomba
Adrian menambahkan, pemilihan konsep multisport dalam festival ini merupakan strategi BCA untuk memperluas jangkauan segmen pengguna myBCA. Festival ini tidak hanya ditujukan bagi para atlet, tetapi juga dirancang agar ramah keluarga untuk menarik partisipasi yang lebih luas.
Bekerja sama dengan MANA Group, myBCA Belitung Multisport Festival 2026 akan menyajikan berbagai kategori lomba. Peserta dapat mengikuti triathlon jarak standar, open water swim 2 kilometer (Km), serta nomor lari 5K, 10K, dan 21K (half marathon). Selain itu, tersedia pula kategori khusus anak-anak seperti Pho3nix Kids Run dan Fun Run. Pengunjung juga dapat menikmati area pameran terbuka dan sesi edukasi yang disiapkan selama acara.
“Rasanya tanpa menurut data pun saya optimis ini akan memberikan contoh yang riil dari sisi volume transaksi,” kata Adrian, merujuk pada potensi perputaran uang dari gelaran ini yang diperkirakan mencapai Rp 800 juta.
Pertumbuhan Transaksi Digital myBCA
Sebagai informasi, BCA saat ini memiliki dua aplikasi mobile banking utama: BCA Mobile yang telah hadir sejak 2011 dan myBCA yang diluncurkan pada 2021. Perkembangan myBCA menunjukkan tren positif.
Pada Kuartal I 2026, tercatat 42 persen dari total volume transaksi digital BCA dilakukan melalui aplikasi myBCA, sementara 58 persen sisanya melalui BCA Mobile. Angka ini mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan Kuartal I 2022, di mana transaksi myBCA baru berkontribusi 4 persen terhadap total transaksi digital, dengan 96 persen masih didominasi oleh BCA Mobile.
Pertumbuhan transaksi myBCA ini sejalan dengan peningkatan jumlah pengguna aplikasi tersebut. Dalam empat tahun terakhir, pengguna myBCA dilaporkan meningkat hingga 26 kali lipat, atau tumbuh 57 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Ikuti Akses.co.id
