BANDUNG – Persib Bandung harus menelan pil pahit setelah untuk pertama kalinya musim ini gagal meraih poin penuh di kandang sendiri. Menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat (24/4/2026), Maung Bandung hanya mampu bermain imbang 0-0 dalam lanjutan Liga Super Indonesia 2025-2026.

Hasil seri tanpa gol ini membuat persaingan di papan atas klasemen semakin memanas. Persib kini hanya unggul tiga poin dari Borneo FC yang baru akan memainkan pertandingan pekan ke-29 mereka pada Sabtu (25/4/2026) besok.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengungkapkan kekecewaannya atas minimnya daya gedor anak asuhnya. Kendati mampu mendominasi jalannya pertandingan, timnya dinilai Hodak memiliki masalah pada penyelesaian akhir.

Masalah Penyelesaian Akhir Jadi Kendala Utama

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Persib yang signifikan. Tim berjuluk Maung Bandung ini tercatat menguasai bola hingga 65 persen, berbanding 35 persen milik Arema FC. Lebih lanjut, Persib melepaskan total 29 tembakan, dengan 12 di antaranya mengarah tepat ke gawang lawan.

“Satu-satunya kendala adalah penyelesaian akhir yang kurang baik. Kami bermain dengan baik, kami menciptakan banyak peluang,” ujar Hodak dalam konferensi pers usai laga.

Pelatih asal Kroasia ini menambahkan, “Mereka tidak memiliki peluang dan artinya kami mendominasi pertandingan. Secara statistik, kami memiliki 29 percobaan ke gawang.”

Hodak menilai pertandingan berjalan cukup monoton dari sisi serangan. Ia menyesalkan anak asuhnya tidak mampu mengkonversi peluang menjadi gol, meskipun secara taktik tim lawan juga bermain disiplin.

“Pertandingan ini berjalan satu arah. Satu-satunya masalah adalah kami tidak bisa mencetak gol. Secara taktik juga mereka bermain dengan baik,” tuturnya.

Kiper Arema FC Jadi Pemain Terbaik

Penampilan gemilang kiper Arema FC, Lucas Frigeri, menjadi faktor krusial yang membuat gawang timnya tidak kebobolan. Hodak pun tak ragu mengakui kualitas Frigeri yang layak menyandang predikat pemain terbaik dalam laga tersebut.

“Kami hanya tidak bisa menembus area sepertiga akhir. Kami hanya tidak bisa mencetak gol,” sesal Hodak.

Ia melanjutkan, “Man of the match di pertandingan ini juga kiper mereka dan itu menunjukkan segalanya. Selain itu, kondisi lapangannya juga sangat buruk, tadi terlihat lucu ketika pemain jadi tidak bisa mengontrol bola dengan baik.”

Persaingan Juara Semakin Ketat

Dengan hasil imbang ini, poin Persib kini berada di angka 66. Poin tersebut berpotensi disamai oleh Borneo FC Samarinda yang akan melakoni pertandingan pekan ke-29 melawan Semen Padang pada Sabtu (25/4/2026) di Stadion Segiri.

Namun, jika Borneo FC berhasil menyamai poin Persib, Maung Bandung dipastikan tetap berada di puncak klasemen berkat keunggulan rekor head to head.

Pada pertandingan selanjutnya, Persib dijadwalkan akan melakoni laga tandang ke markas Bhayangkara FC yang akan digelar di Lampung.