Akses.co.id — Persib Bandung gagal memanfaatkan status tuan rumah dan harus puas berbagi angka 0-0 dengan Arema FC dalam lanjutan Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026) malam WIB. Hasil ini mengakhiri rekor sempurna Maung Bandung di kandang sendiri musim ini dan memperumit langkah mereka dalam perburuan gelar juara.
Dominasi Persib Bandung dalam pertandingan ini terlihat jelas dari statistik penguasaan bola yang mencapai 65 persen berbanding 35 persen milik Arema FC. Pasukan Maung Bandung juga tercatat melepaskan 12 tembakan ke arah gawang, sementara tim tamu hanya mampu menciptakan satu peluang.
Pertahanan Solid Arema FC Jadi Batu Sandungan
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengakui bahwa timnya telah berupaya keras untuk membongkar pertahanan rapat Arema FC. Namun, solidnya lini belakang Singo Edan, ditambah penampilan gemilang kiper Lucas Frigeri, menjadi tembok kokoh yang tak mampu ditembus oleh para penyerang Persib.
“Setiap pertandingan kami berusaha menang. Tapi kita tahu Arema bermain bertahan dan betul-betul menjalankan instruksi pelatihnya dengan baik.”
kata Bojan Hodak dalam sesi konferensi pers usai laga, dikutip dari situs resmi Persib Bandung.
Hodak memberikan apresiasi khusus kepada kiper Arema FC, Lucas Frigeri, yang menurutnya layak dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut berkat penyelamatan-penyelamatan krusialnya.
“Kami punya peluang cetak gol. Dan pemain terbaik (dalam laga ini) adalah penjaga gawang mereka.”
ucap pelatih asal Kroasia itu.
Persaingan Perebutan Puncak Klasemen Makin Ketat
Meskipun hasil imbang 0-0 tidak mengubah posisi Persib Bandung di puncak klasemen sementara Super League, dua hasil seri beruntun yang diraih melawan Dewa United dan Arema FC menjadi alarm bahaya. Persib kini hanya unggul tiga poin dari pesaing terdekatnya, Borneo FC, dan tujuh poin dari Persija Jakarta.
Jarak poin yang semakin menipis ini membuka peluang bagi tim lain untuk menyalip, terutama Borneo FC yang masih memiliki satu pertandingan lebih banyak. Tim berjuluk Singo Edan itu dijadwalkan akan bertanding melawan Semen Padang pada Sabtu (25/4/2026).
Menghadapi situasi persaingan yang semakin rumit, Bojan Hodak menekankan pentingnya bagi para pemainnya untuk segera melupakan hasil imbang ini dan mengalihkan fokus sepenuhnya pada laga selanjutnya.
“Kami akan fokus untuk pertandingan selanjutnya. Dengan hasil ini kami tetap di posisi pertama, tapi (persaingan) semakin rumit dan kami harus fokus.”
tegasnya.
Ikuti Akses.co.id
