Akses.co.id — WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dievakuasi dari sebuah jamuan makan di Gedung Putih pada Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat menyusul insiden penembakan di area skrining luar lokasi acara. Suara dentuman keras terdengar sebelum agen Dinas Rahasia AS segera mengawal Trump menjauh dari lokasi jamuan yang dihadiri oleh para pejabat tinggi negara.
Menurut laporan yang dirilis CNN pada Minggu (26/4/2026), terduga pelaku penembakan telah diidentifikasi sebagai seorang pria berusia 30 tahun asal California. Identifikasi ini diperoleh dari sejumlah pejabat penegak hukum yang telah mendapatkan pembaruan informasi terkini. Laporan BBC juga mengonfirmasi bahwa agen Dinas Rahasia AS telah menyatakan bahwa terduga pelaku telah berhasil diamankan.
Pelaku Berhasil Ditangkap, Trump Minta Acara Dilanjutkan
Tak lama setelah insiden tersebut, Presiden Trump mengumumkan penangkapan pelaku melalui unggahan di platform Truth Social. “Dinas Rahasia dan Penegak Hukum melakukan pekerjaan yang fantastis. Mereka bertindak cepat dan berani. Pelaku penembakan telah ditangkap,” ujar Trump dalam pernyataannya.
Trump kemudian menyampaikan rekomendasinya agar acara jamuan makan tersebut tetap dilanjutkan, namun dengan catatan akan sepenuhnya mengikuti arahan dari pihak penegak hukum. “Dan saya telah merekomendasikan agar kita ‘BIARKAN ACARA BERLANJUT’, tetapi akan sepenuhnya mengikuti arahan Penegak Hukum,” tuturnya. Ia menambahkan, “Mereka akan segera mengambil keputusan. Terlepas dari keputusan itu, malam ini akan jauh berbeda dari yang direncanakan, dan kita harus melakukannya lagi.”
Ikuti Akses.co.id
