JAKARTA, KOMPAS.com – Aktris senior Karina Suwandi akhirnya mengakhiri masa jedanya dalam genre horor dengan menerima tawaran bermain di film terbaru bertajuk Tumbal Proyek. Keputusan ini diambil setelah ia sempat mengalami trauma mendalam akibat pengalaman kurang menyenangkan di proyek film horor sebelumnya.
Di usianya yang kini menginjak 52 tahun, Karina Suwandi mengungkapkan bahwa trauma tersebut membuatnya enggan untuk membaca naskah film horor selama lebih dari satu tahun. “Sebelum saya syuting sama Mas Jero itu saya satu tahun lebih saya nggak syuting horor karena saya trauma,” ujar Karina dalam sesi konferensi pers di Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026).
Bahkan, ketakutannya saat itu begitu parah hingga sekadar membaca skenario pun membuatnya gemetar. “Dan di saat itu tuh saya benar-benar yang trauma nggak bisa syuting, baca skrip aja tuh saya gemetar,” jelas Karina. Ia memilih untuk tidak merinci film horor mana yang menyebabkan trauma tersebut.
Titik Balik dan Kepercayaan Baru
Karina Suwandi pun menyatakan apresiasinya kepada sutradara Jeropoint dan rumah produksi Dee Company yang telah memberinya kepercayaan untuk kembali berakting di genre yang sempat membuatnya enggan. “Terima kasih banyak Pak Dheeraj, Mas Jero untuk percaya sama saya dan akhirnya saya juga jadi percaya lagi untuk saya syuting gitu,” ungkapnya.
Tumbal Proyek sendiri merupakan film horor thriller yang diproduksi oleh Dee Company. Film ini akan mengeksplorasi kearifan lokal mengenai praktik tumbal manusia dalam setiap pembangunan infrastruktur. Cerita akan berpusat pada tokoh Yuda, yang diperankan oleh Kiesha Alvaro, seorang pemuda yang bertekad untuk mengungkap tabir misteri di balik kematian ayahnya dan sejumlah pekerja lainnya di sebuah proyek pembangunan jembatan besar. Proyek tersebut terhenti akibat serangkaian teror mistis dan kecelakaan yang terus berulang.
Selain Kiesha Alvaro dan Karina Suwandi, film ini juga dibintangi oleh deretan aktor muda dan senior lainnya, termasuk Callista Arum, Eduward Manalu, dan Fuad Idris. Film Tumbal Proyek dijadwalkan akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai tanggal 13 Mei 2026.






