Regional

Sempat Bungkam, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Janjikan Pertemuan Bahas Demo 21 April

Advertisement

SAMARINDA, Kompas.com – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, berjanji akan memberikan keterangan resmi terkait aksi demonstrasi yang terjadi di Kantor Gubernur Kaltim pada Selasa (21/4/2026). Pernyataan ini disampaikan setelah sebelumnya bungkam terkait tuntutan massa.

Rudy Mas’ud menyatakan akan menggelar konferensi pers dalam waktu dekat. Hal ini diucapkannya usai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim Kaltara di Samarinda pada Kamis (23/4/2026).

“Nanti kita konferensi pers di Hotel Atlet sore ya, oke,” ujar Rudy singkat kepada awak media yang menunggunya sejak siang di area kantor BPD Kaltimtara.

Kondisi Kantor Gubernur Pascademo

Dua hari pasca-aksi demonstrasi, Kantor Gubernur Kaltim masih menunjukkan sisa-sisa kerusakan. Pantauan pada Rabu (22/4/2026) memperlihatkan kawat berduri berserakan di trotoar, serta pagar dan badan jalan yang terkena oli.

Fasilitas publik seperti videotron di depan kantor gubernur ditutup dengan papan tripleks. Sejumlah tanaman di area taman juga terlihat rusak akibat aktivitas massa. Hingga kini, akses peliputan ke kompleks pemerintahan masih dibatasi oleh petugas keamanan dengan alasan menjaga area netral.

Tuntutan Diterima Tujuh Fraksi DPRD

Koordinator Lapangan Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim, Erly Sopiansyah, menegaskan bahwa aksi yang mereka gelar sejak awal adalah aksi damai. Mengenai kerusakan yang terjadi, ia menganggapnya sebagai dinamika di lapangan yang berada di luar kendali koordinator.

“Komitmen kami adalah aksi damai. Kami sudah membatasi sampai jam 5 sore, setelah itu kami minta semua bubar,” kata Erly.

Advertisement

Erly menambahkan bahwa pertemuan dengan Gubernur bukanlah tujuan utama aliansi. Fokus tuntutan mereka tertuju pada DPRD Provinsi Kalimantan Timur.

“Goal kami ada di DPR Provinsi Kaltim. Alhamdulillah kami diterima pimpinan tujuh fraksi dan tuntutan kami disepakati. Kami akan mengawal proses di DPR dalam satu bulan ke depan,” lanjutnya. Ia juga mengapresiasi dukungan logistik dan donasi masyarakat yang terkumpul hingga Rp 26 juta untuk mendukung jalannya aksi.

Respons Awal Gubernur Melalui Media Sosial

Meskipun belum memberikan keterangan tatap muka secara mendalam, Rudy Mas’ud telah menyampaikan apresiasinya melalui media sosial pribadinya. Ia mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa, masyarakat, serta aparat TNI-Polri yang telah menjaga kondusivitas situasi.

“Kami berharap masyarakat bisa menjadi mata dan telinga dalam melakukan perbaikan dan evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Masukan hari ini sangat berarti dan berkelas,” tulis Rudy dalam salah satu unggahannya.

Publik kini menantikan pernyataan resmi dari Gubernur dalam konferensi pers yang dijanjikan. Pernyataan tersebut diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan mengenai kebijakan dan respons konkret pemerintah provinsi terhadap poin-poin tuntutan massa.

Advertisement