— Pemerintah Provinsi DKI Jakarta gencar melakukan pemusnahan ikan sapu-sapu sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Dalam aksi serentak yang digelar di lima wilayah kota administrasi pada Jumat (17/4/2026), sebanyak 68.800 ekor ikan sapu-sapu berhasil ditangkap. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa ikan jenis ini dikategorikan sebagai spesies invasif yang berpotensi merusak lingkungan.

“Kenapa ikan ini harus dibersihkan? Karena memang sudah merusak. Dari hasil laboratorium, hampir semua ikan yang dites memiliki ambang batas 0,3 miligram. Ikan ini melebihi itu, sehingga sangat berbahaya jika dikonsumsi,” ujar Pramono, dikutip dari Kompas.com pada Sabtu (18/4/2026).

Namun, perhatian tidak hanya tertuju pada ikan sapu-sapu. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 19 Tahun 2020 telah merilis daftar 75 spesies ikan yang dilarang beredar di Indonesia. Ke-75 spesies ini dikategorikan sebagai jenis ikan yang membahayakan dan/atau merugikan karena potensinya dalam merusak ekosistem perairan, mengancam keberadaan ikan lokal, serta membahayakan kesehatan manusia.

Daftar 75 Spesies Ikan yang Dilarang Beredar di Indonesia

Merujuk pada informasi yang diunggah akun resmi Instagram Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan pada Kamis (23/4/2026), berikut adalah daftar lengkap 75 spesies ikan yang dilarang beredar di Indonesia:

  • Hydrocynus vittatus: Ikan Harimau Afrika (African Tigerfish)
  • Hydrocynus goliath: Ikan Harimau Goliat (Goliath Tigerfish)
  • Hoplias malabaricus: Ikan Serigala (Wolf Fish)
  • Asterophysus batrachus: Lele Bermulut Katak (Gulper Fish)
  • Parambassis alleni: Ikan Kaca Asia (Asiatic Glassfish)
  • Parambassis baculis: Ikan Kaca Himalaya (Himalayan Glassy Perchlet)
  • Parambassis bistigmata: Ikan Kaca Dua Titik (Two-spot Glassy Perchlet)
  • Parambassis confinis: Ikan Kaca Bening (Sepik Glassy Perchlet)
  • Parambassis dayi: Ikan Kaca Day (Day’s Glassy Perchlet)
  • Parambassis gulliveri: Ikan Kaca Raksasa (Giant Glassfish)
  • Parambassis lala: Ikan Kaca Sirip Tinggi (High-fin Glassy Perchlet)
  • Parambassis pulcinella: Ikan Kaca Berpunuk (Humphead Glassy Perchlet)
  • Parambassis ranga: Ikan Kaca India (Indian Glassy Perchlet)
  • Parambassis serrata: Ikan Kaca Asia (Glassfish)
  • Parambassis thomassi: Ikan Kaca Barat (Western Glassy Perchlet)
  • Parambassis vollmeri: Ikan Kaca (Asiatic Glassfishes)
  • Parambassis waikhomi: Ikan Kaca (Waikhom’s Glassfish)
  • Pseudambassis roberti: Ikan Kaca Indonesia (Indonesian Glassfish)
  • Arapaima gigas: Arapaima/Pirarucu (Giant Arapaima)
  • Arapaima leptosoma: Arapaima Ramping/Torpedo (Torpedo-shaped Arapaima)
  • Channa argus: Gabus Utara (Northern Snakehead)
  • Channa marulius: Gabus Besar (Great Snakehead)
  • Brachychalcinus branfordii: Tetra Sirip Panjang (Long-fin Tetra)
  • Amatitlania nigrofasciata: Ikan Zebra Cichlid (Convict Cichlid)
  • Amphilophus citrinellus: Ikan Lohan (Midas Cichlid)
  • Amphilophus labiatus: Ikan Lohan Merah (Red Devil)
  • Andinoacara rivulatus: Green Terror (Gold Saum)
  • Cichla ocellaris: Ikan Bass Merak (Peacock Bass)
  • Cichla piquiti: Azul/Azul Peacock Bass (Blue Peacock Bass)
  • Cichla melaniae: Lower Xingu Peacock Bass
  • Cichlasoma trimaculatum: Ikan Lohan (Three Spot Cichlid)
  • Mayaheros urophthalmus: Cichlid Maya/Mojarra Meksiko (Mayan Cichlid/Mexican Mojarra)
  • Cribroheros alfari: Cichlid Pastel (Pastel Cichlid)
  • Hemichromis elongatus: Ikan Golsom (Banded Jewel Cichlid)
  • Parachromis managuensis: Ikan Jaguar (Jaguar Guapote)
  • Pelmatolapia mariae: Tilapia Maria (Black Mango Cichlid)
  • Tilapia sparrmanii: Ikan Nila Bergaris (Banded Tilapia)
  • Coptodon zillii: Ikan Nila Perut Merah (Redbelly Tilapia)
  • Coptodon tholloni: Tilapia Thollon (Thollon’s Tilapia)
  • Sarotherodon occidentalis: Tilapia Afrika Barat (West African Tilapia)
  • Misgurnus anguillicaudatus: Ikan Cuaca/Loach Kolam (Weather Loach/Pond Loach)
  • Hydrolycus armatus: Ikan Vampir (Vampire Fish/Payara)
  • Cyprinella lutrensis: Ikan Shiner Merah (Red Shiner)
  • Leuciscus idus: Golden Orfe
  • Tinca tinca: Ikan Dokter (Doctor Fish/Green Tench)
  • Esox americanus: Ikan Tombak Amerika (Redfin Pickerel)
  • Acanthogobius flavimanus: Ikan Gobi Sirip Kuning (Yellowfin Goby)
  • Neogobius melanostomus: Gobi Bulat (Round Goby)
  • Ameiurus nebulosus: Ikan Lele Kepala Coklat (Brown Bullhead)
  • Pylodictis olivaris: Lele Kepala Pipih (Flathead Catfish)
  • Lates niloticus: Kakap Nil (Nile Perch)
  • Micropterus salmoides: Ikan Bass Bermulut Besar (Black Bass)
  • Atractosteus spp.: Ikan Aligator (Alligator Gar)
  • Lepisosteus spp.: Ikan Aligator (Gar)
  • Megalops atlanticus: Tarpon Atlantik (Atlantic Tarpon)
  • Coreoperca kawamebari: Kakap Jepang (Japanese Perch)
  • Phalloceros caudimaculatus: Ikan Culaudo (Dusky Millions Fish)
  • Serrasalmus spp.: Ikan Piranha (Black Piranha)
  • Pygocentrus spp.: Ikan Piranha Merah (Red-bellied Piranha)
  • Pristobrycon striolatus: Piranha Perut Merah (Striolatus/Corocito)
  • Metynnis argenteus: Ikan Silver Dollar / Dolar Perak (Silver Dollar Fish)
  • Electrophorus electricus: Belut listrik (Electric Eel)
  • Colomesus psittacus: Ikan buntal (Banded Puffer)
  • Tetraodon spp.: Ikan buntal/balon (Puffer)
  • Paracanthopoma parva: Ikan penghisap darah (Pencil Catfish)
  • Plecostomus spp.: Ikan sapu-sapu (Suckermouth Catfish)
  • Perna perna: Kerang cokelat (Brown Mussel)
  • Vandellia spp.: Candiru
  • Charybdis japonica: Kepiting dayung Asia (Asian Paddle Crab)
  • Orconectes spp.: Udang karang (Crayfish)
  • Procambarus spp.: Udang karang merah / Louisiana crayfish
  • Pacifastacus leniusculus: Udang karang sinyal / Californian crayfish
  • Rhinella marina: Katak tebu (Cane Toad)
  • Osteopilus septentrionalis: Katak pohon Kuba (Cuban Tree Frog)
  • Charybdis japonica: Kepiting Dayung Asia (Asian Paddle Crab).