— US Secret Service mengungkapkan bahwa pelaku penembakan dalam jamuan makan malam yang dihadiri Presiden Donald Trump telah berhasil dilumpuhkan sejak kontak pertama, menggagalkan upaya menciptakan “tragedi nasional.” Wakil Direktur US Secret Service, Matthew Quinn, dalam pernyataannya pada Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat, menekankan efektivitas sistem pengamanan berlapis dalam menghadapi ancaman tersebut.

“Malam ini, seorang pengecut berusaha menciptakan tragedi nasional. Ia meremehkan kemampuan perlindungan US Secret Service dan berhasil dihentikan sejak kontak pertama,” ujar Quinn, sebagaimana dilansir CBS News. Ia menambahkan bahwa kekuatan sistem pengamanan berlapis terbukti efektif mencegah ancaman yang lebih besar, berkat berbagai langkah penanggulangan yang telah disiapkan. Quinn juga menyampaikan apresiasi atas kesigapan anggota Secret Service dan mitra penegak hukum dalam menangani situasi.

Kronologi Insiden Penembakan

Insiden penembakan terjadi di Washington Hilton, lokasi jamuan makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih yang dihadiri sekitar 2.600 orang. Berikut adalah kronologi kejadian berdasarkan laporan BBC:

  • Sekitar pukul 20.35 waktu setempat, suara tembakan terdengar, memicu tamu untuk berlindung. Agen Secret Service segera mengevakuasi Trump dan jajaran kabinetnya.
  • Pukul 21.17, Trump mengumumkan penangkapan pelaku melalui media sosial.
  • Sekitar pukul 21.36, Trump mengonfirmasi kepindahannya dari lokasi atas permintaan aparat penegak hukum.
  • Pukul 22.29, Trump membagikan rekaman awal kejadian dan foto pelaku.
  • Satu menit kemudian, pada pukul 22.30, Trump menggelar konferensi pers di Gedung Putih bersama Direktur FBI Kash Patel dan Jaksa Agung sementara AS Todd Blanche. Dalam kesempatan tersebut, Trump menyatakan pelaku diduga bertindak seorang diri atau “lone wolf”.
  • Sekitar pukul 22.50, media AS mengidentifikasi pelaku sebagai Cole Tomas Allen, 31 tahun, dari Torrance, California.
  • Tak lama setelah itu, sekitar pukul 23.10, aparat terlihat menggeledah sebuah rumah di Torrance yang diduga terkait dengan pelaku.
  • Pukul 23.15, Jaksa AS untuk Distrik Columbia Jeanine Pirro menyatakan bahwa pelaku akan segera didakwa secara resmi di pengadilan federal.

Identitas dan Latar Belakang Pelaku

Berdasarkan laporan CNN, Cole Tomas Allen, pelaku penembakan, adalah seorang pria berusia 31 tahun yang berasal dari Torrance, California, sebuah wilayah pinggiran Los Angeles. Ia diketahui pernah bekerja sebagai tutor setelah lulus dari California Institute of Technology.

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa Allen merupakan tamu di hotel tempat acara berlangsung dan membawa sejumlah senjata, termasuk senjata api dan pisau. Setelah insiden, Allen dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan dijadwalkan menjalani proses hukum lebih lanjut pada Senin (27/4/2026).

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap motif di balik aksi penembakan tersebut.