Tren

Seberapa Besar Kapal Tanker Minyak VLCC? Ini Ukuran dan Kapasitasnya

Advertisement

Kapal tanker raksasa jenis Very Large Crude Carrier (VLCC) memegang peranan krusial dalam distribusi minyak mentah global, mengangkut jutaan barel komoditas energi tersebut melintasi samudra. Dengan kapasitas luar biasa, armada ini menjadi tulang punggung pasokan minyak dunia, menopang kebutuhan negara-negara pengimpor besar seperti Jepang.

Transportasi laut secara keseluruhan menangani sekitar 12 miliar ton kargo per tahun. Dari jumlah tersebut, minyak mentah dan produk turunannya menyumbang sekitar 25 persen. Dalam rantai energi global, sekitar 70 persen perdagangan minyak dilakukan dalam bentuk minyak mentah, dan mayoritas diangkut oleh VLCC.

Asal-usul Satuan Minyak “Barel”

Istilah “barel” yang kerap terdengar dalam pemberitaan harga minyak dunia memiliki akar sejarah dari abad ke-19 di Amerika Serikat. Para produsen minyak di Pennsylvania saat itu menggunakan barel kayu, yang juga lazim untuk menyimpan minuman keras atau bahan lainnya, untuk mengangkut minyak mentah.

Standarisasi satuan ini kemudian dilakukan pada tahun 1866. Satu barel minyak ditetapkan setara dengan 42 galon, atau sekitar 159 liter. Satuan ini masih digunakan hingga kini.

Sebagai gambaran, satu barel minyak setara dengan sekitar 70 persen kapasitas bak mandi rumah tangga pada umumnya. Perbandingan ini memberikan pemahaman visual mengenai volume yang diangkut oleh kapal-kapal tanker.

Kapasitas Muatan VLCC yang Sangat Besar

VLCC dikenal sebagai kapal tanker minyak mentah berukuran sangat besar dengan kapasitas muatan yang mengagumkan. Dikutip dari laman MOL Solutions pada 13 April 2021, sebagian besar VLCC modern mampu mengangkut sekitar 2 juta barel minyak mentah dalam satu kali pelayaran.

Jumlah muatan tersebut setara dengan seperempat kapasitas Tokyo Dome. Dengan demikian, dibutuhkan empat kapal VLCC untuk mengisi stadion ikonik tersebut hingga penuh.

Apabila diasumsikan harga minyak sekitar 60 dollar AS per barel (pada tahun 2021), nilai muatan satu kapal VLCC dapat mencapai sekitar 120 juta dollar AS. Angka ini menunjukkan besarnya nilai ekonomi yang dibawa oleh setiap pelayaran.

Peran VLCC dalam Rantai Pasok Energi Global

Distribusi minyak mentah seringkali melibatkan perjalanan jarak jauh dengan durasi yang tidak singkat. Sebagai ilustrasi, Jepang mengimpor minyak dari Timur Tengah dengan jarak tempuh sekitar 12.000 kilometer sekali jalan.

Advertisement

Perjalanan ini, termasuk proses bongkar muat, dapat memakan waktu antara 45 hingga 50 hari. Dengan kebutuhan minyak Jepang yang mencapai sekitar 3 juta barel per hari, satu muatan penuh VLCC hanya cukup untuk memenuhi konsumsi selama kurang lebih 16 jam.

Ini berarti, dibutuhkan sekitar 1,5 kapal VLCC penuh setiap hari untuk menjaga pasokan energi Jepang tetap stabil. Hingga tahun 2021, jumlah kapal VLCC yang beroperasi di seluruh dunia diperkirakan mencapai sekitar 800 unit, melayani permintaan global yang terus meningkat.

Ukuran Kapal Tanker VLCC yang Setara Bangunan Ikonik

Ukuran VLCC sangatlah masif, seringkali dibandingkan dengan bangunan-bangunan terkenal untuk memberikan gambaran skala. Panjang kapal ini bisa mencapai sekitar 330 meter, hampir setara dengan tinggi Menara Tokyo atau panjang kompleks Stasiun Tokyo.

Lebar kapal mencapai sekitar 60 meter, dengan luas dek yang setara dengan tiga lapangan sepak bola. Sementara itu, tinggi kapal dari dasar hingga puncak tiang dapat mencapai sekitar 65 meter, atau setara dengan gedung berlantai 18. Kedalaman kapal saat membawa muatan penuh bahkan bisa melebihi 20 meter.

Karena dimensinya yang luar biasa, VLCC umumnya tidak bersandar langsung di pelabuhan. Sebagai gantinya, mereka menggunakan fasilitas lepas pantai untuk proses bongkar muat yang dilakukan melalui pipa bawah laut.

Sistem Keamanan dan Proses Bongkar Muat

Desain VLCC mengedepankan sistem keamanan tinggi untuk mencegah risiko tumpahan minyak. Struktur lambung ganda menjadi salah satu fitur utama, memastikan minyak tidak langsung bocor ke laut apabila lapisan luar kapal mengalami kerusakan.

Bagian dalam kapal terbagi menjadi sekitar 17 tangki. Pembagian ini memungkinkan pengangkutan berbagai jenis minyak secara bersamaan tanpa risiko tercampur. Sistem ini memberikan fleksibilitas dalam logistik energi.

Proses bongkar muat dilakukan melalui pipa yang menghubungkan tangki kapal dengan tangki penampungan di darat, dibantu oleh pompa berkapasitas besar. Setiap VLCC umumnya dilengkapi tiga pompa yang mampu memindahkan sekitar 35.000 barel minyak per jam. Dengan demikian, volume setara dengan kolam renang ukuran Olimpiade dapat dipompa hanya dalam waktu kurang dari 30 menit.

Advertisement