— Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa seorang petugas keamanan terkena tembakan dalam insiden yang terjadi di sela acara White House Correspondents’ Dinner pada Sabtu (25/4/2026). Petugas tersebut dilaporkan selamat berkat penggunaan rompi antipeluru.

“Saya baru saja berbicara dengan petugas itu, dan dia baik-baik saja,” ujar Trump, mengutip laporan BBC. “Dia sangat bersemangat, dan kami mengatakan kepadanya bahwa kami menyayanginya dan menghormatinya, dan dia adalah pria yang sangat bangga.”

Trump menilai pelaku penembakan bertindak seorang diri dan tidak memiliki kaitan dengan kelompok tertentu. “Menurut pendapat saya, dia adalah pelaku tunggal. Saya merasa tidak ada alasan untuk percaya bahwa serangan itu terkait dengan perang di Iran,” jelasnya.

Ia juga menyoroti lokasi acara yang diselenggarakan di Hotel Washington, menilai tempat tersebut bukan merupakan bangunan yang aman. “Kami melihat semua kondisi yang terjadi malam ini, dan saya akan mengatakan, Anda tahu, ini bukan bangunan yang sangat aman,” ucap Trump, seperti dikutip AFP.

Protokol Keamanan yang Diterapkan

Sebelum acara dimulai, seluruh peserta diwajibkan menjalani pemeriksaan keamanan serupa dengan yang biasa dilakukan di bandara untuk dapat memasuki ruang utama acara makan malam. Selain itu, terdapat pula pemeriksaan keamanan tambahan di area luar hotel.

Secara teori, protokol keamanan yang diterapkan seharusnya menjamin keselamatan acara. Insiden ini menjadi yang pertama kali terjadi dalam sejarah penyelenggaraan White House Correspondents’ Dinner, yang menimbulkan pertanyaan terkait keamanan acara serupa di masa mendatang.

Evakuasi Trump

Presiden Trump dan Ibu Negara Melania Trump dilaporkan tengah berbincang di Washington Hilton ketika keributan terjadi di meja Gedung Putih. Suara dentuman keras terdengar, disusul dengan tindakan anggota Dinas Rahasia AS yang segera mengawal Trump menjauh dari lokasi.

“Tetap tiarap, tetap tiarap,” teriak anggota Dinas Rahasia AS kepada para tamu undangan yang hadir.

Dinas Rahasia AS telah memastikan bahwa Trump, Ibu Negara, dan seluruh pihak yang dilindungi berada dalam keadaan aman. Seorang tersangka dilaporkan telah ditahan terkait insiden tersebut. Penembakan terjadi di area skrining keamanan yang terletak di luar area makan malam, yang dihadiri oleh para pejabat tinggi AS.

Trump sendiri duduk di atas panggung di bagian depan acara, didampingi oleh Wakil Presiden JD Vance, Ibu Negara Melania Trump, dan sejumlah anggota kabinet.