Akses.co.id — Sunderland kembali menelan kekalahan telak dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Menjamu Nottingham Forest di Stadium of Light pada Sabtu (24/4/2026), tim berjuluk The Black Cats itu takluk dengan skor telak 0-5. Kekalahan ini menambah luka publik tuan rumah, terutama mengingat Sunderland sejatinya tampil lebih dominan dalam penguasaan bola.
Hasil ini merupakan rentetan hasil buruk bagi Sunderland, yang pekan sebelumnya juga terlibat dalam drama tujuh gol dan kalah 3-4 dari Aston Villa. Kapten Sunderland, Granit Xhaka, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
“Tentu saja, ini sangat sulit diterima,” ujar Xhaka seperti dikutip dari situs resmi klub. “Di level ini, jika Anda melakukan kesalahan, Anda akan dihukum, dan hari ini kami dihukum dengan cara terburuk. Kami harus jujur pada diri sendiri tentang hal itu.”
Xhaka menambahkan, timnya tidak mampu mengelola momen-momen krusial dengan baik. “Ketika Anda memberi tim kepercayaan diri, terutama di liga ini, mereka akan menyakiti Anda,” tuturnya.
Petaka Dimulai dari Gol Bunuh Diri
Sunderland memulai pertandingan dengan baik dan berhasil mendominasi penguasaan bola hingga 61 persen, berbanding 39 persen milik Nottingham Forest. Namun, petaka justru datang pada menit ke-17.
Bek andalan Sunderland, Trai Hume, mencetak gol bunuh diri yang tak terhindarkan. Gol tersebut menjadi titik balik yang menghancurkan stabilitas permainan tuan rumah. Stadium of Light seolah runtuh setelah gol bunuh diri tersebut.
Hanya dalam rentang waktu sekitar enam menit, Nottingham Forest berhasil menggandakan keunggulan mereka menjadi 4-0. Tiga gol tambahan dicetak oleh Chris Wood pada menit ke-31, Morgan Gibbs-White (menit ke-34), dan Igor Jesus (menit ke-37).
Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan empat gol tanpa balas untuk tim tamu. Nottingham Forest menunjukkan efektivitas luar biasa dalam pertandingan ini. Meskipun hanya mencatat angka harapan gol (xG) sebesar 1,10, mereka mampu mencetak lima gol dari enam tembakan tepat sasaran.
Lima Gol Tak Dapat Diterima
Pesta gol Nottingham Forest di Stadium of Light ditutup oleh Elliot Anderson pada menit injury time babak kedua (90+5′). Kekalahan dengan skor lima gol tanpa balas ini dirasa sangat memberatkan bagi Sunderland.
“Lima gol tidak dapat diterima bagi kami, dan kami harus bertanggung jawab sebagai pemain,” tegas Granit Xhaka.
Meskipun demikian, Xhaka mengingatkan bahwa musim masih panjang. “Musim ini adalah maraton, bukan sprint. Tentu saja, kami telah menjalani musim yang sangat baik sejauh ini, tetapi kami selalu tahu bahwa ini akan menjadi sebuah perjalanan. Akan ada pasang surut, tidak diragukan lagi, tetapi ini tentang bagaimana kita bereaksi sekarang,” imbuhnya.
Dengan kekalahan ini, Sunderland tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara Premier League 2025-2026 dengan mengumpulkan 46 poin dari 34 laga. Sementara itu, kemenangan krusial ini membantu Nottingham Forest menjauh dari zona degradasi. Mereka kini berjarak delapan poin dari zona merah dengan total 39 poin dari 34 pertandingan.
Ikuti Akses.co.id
