— JAKARTA, KOMPAS.com – Program renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, telah mencapai target 500 unit sejak diluncurkan pada April 2025. Hingga kini, 441 unit telah berhasil direnovasi, sementara 59 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan dan diharapkan selesai pada akhir Mei 2026.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, secara langsung meninjau pelaksanaan program “Bebenah Kampung” yang digagas oleh Yayasan Buddha Tzu Chi di Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/4/2026).

“Progres yang sudah mencapai 80 persen ini. Kami berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target pada akhir Mei,” ujar Ara dalam keterangannya.

Program ini mencakup empat kelurahan di Kecamatan Johar Baru, dengan capaian keseluruhan yang kini telah menyentuh angka 80 persen. Kunjungan menteri tersebut bertujuan untuk memantau langsung jalannya renovasi agar sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, sekaligus mempererat jalinan kolaborasi antara pemerintah dan lembaga sosial yang terlibat.

Dorong 38 UMKM Lewat Program

Selain fokus pada perbaikan hunian, pemerintah juga memberikan perhatian pada pemberdayaan ekonomi warga melalui dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebanyak 38 UMKM tercatat akan menerima bantuan berupa etalase usaha dan dukungan renovasi rumah yang akan terintegrasi langsung dengan aktivitas ekonomi mereka.

“Kami juga mendorong keterlibatan pembiayaan, termasuk SMF (PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)), untuk memperkuat akses modal UMKM agar bisa berkembang dan mandiri,” jelas Ara.

Dukungan terhadap program ini terus mengalir. Pada 16 April 2026, Yayasan Buddha Tzu Chi telah menambah komitmennya untuk merenovasi sebanyak 450 unit rumah, sebagai bagian dari perluasan program “Bebenah Kampung”.

Dalam kunjungannya, Menteri Ara tidak hanya meninjau kondisi fisik bangunan, tetapi juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga setempat. Tujuannya adalah untuk menyerap aspirasi mereka serta memastikan bahwa program yang dijalankan berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Program “Bebenah Kampung” di Johar Baru ini menjadi salah satu contoh nyata sinergi antara pemerintah dan organisasi kemanusiaan dalam upaya penanganan rumah tidak layak huni di kawasan perkotaan. Lebih dari itu, program ini juga terintegrasi dengan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pemerintah melalui Kementerian PKP menyatakan komitmennya untuk terus mendorong percepatan peningkatan kualitas permukiman. Upaya ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.