Yogyakarta, kota yang identik dengan kekayaan tradisi dan geliat kehidupan modern, kian menarik perhatian generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen Z). Di tengah dinamika ini, menjamurnya kafe-kafe modern menawarkan ruang nyaman sebagai “rumah kedua” bagi mahasiswa maupun para pekerja. Salah satu destinasi kuliner yang tengah menjadi sorotan dan digemari anak muda di Yogyakarta adalah Kalluna Café.
Kalluna Café tidak hanya menyajikan hidangan lezat dengan konsep yang sangat Instagramable, tetapi juga menawarkan suasana yang mendukung berbagai aktivitas. Tempat ini menjadi favorit untuk work from cafe (WFC), mengerjakan tugas kuliah, hingga sekadar bersantai bersama teman.
Kalluna Café: “Rumah Kedua” yang Mendukung Produktivitas
Manajer Operasional Kalluna Café, Nur Afidah, mengungkapkan bahwa kafe ini memang dirancang khusus untuk menjadi “rumah kedua” bagi para pengunjung, terutama anak muda.
“Selain menu yang variatif, kami juga memikirkan suasana dan desain tempat yang nyaman untuk membuat Kalluna Café sebagai second home bagi pengunjung,” ujar Nur Afidah.
Dengan perpaduan area indoor dan outdoor yang dirancang secara estetik, Kalluna Café berhasil menciptakan atmosfer yang tenang dan kondusif untuk produktivitas. Berbagai fasilitas pendukung turut dihadirkan, seperti ketersediaan colokan listrik yang memadai, koneksi Wi-Fi yang stabil, hingga fasilitas mushala, memastikan pengunjung dapat betah berlama-lama.
Keindahan setiap sudut kafe yang sangat Instagramable juga menjadikannya lokasi ideal untuk kebutuhan pembuatan konten visual.
Menu Andalan yang Menggugah Selera
Di antara deretan menu yang ditawarkan, Klepon Cake dan Strawberry Face menjadi dua hidangan yang paling banyak dibicarakan. Klepon Cake digambarkan memiliki tekstur lembut dan creamy, memberikan sensasi rasa klepon dalam sentuhan modern yang meleleh di mulut. Sementara itu, Strawberry Face menawarkan minuman segar dengan tampilan menarik dan rasa yang pas.
Kedua menu signature ini kerap menghiasi linimasa TikTok dan Instagram, serta menjadi rekomendasi hangat dari para food vlogger.
Transaski Digital yang Menyesuaikan Gaya Anak Muda
Menyadari preferensi generasi muda yang serba cepat dan instan, Kalluna Café mengadopsi sistem pembayaran yang sepenuhnya digital. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pengunjung agar tidak perlu repot membawa uang tunai.
Pengunjung dapat melakukan pembayaran menggunakan metode Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) BRI dan Debit BRI. Dengan memanfaatkan QRIS BRImo, transaksi menjadi lebih cepat, aman, dan seamless, cukup dengan membuka aplikasi BRImo dan melakukan pemindaian.
“Untuk transaksi, kami sudah full digital. Ada QRIS BRI dan Debit BRI. Jadi, benar-benar menyesuaikan dengan anak muda yang serbacepat dan instan,” jelas Nur Afidah.
Optimalisasi Manajemen Bisnis Melalui Solusi BRI
Dalam mengelola bisnisnya, Kalluna Café juga mengadaptasi pola pikir Gen Z yang mengutamakan kepraktisan dan kemudahan. Pihaknya memilih untuk mengadopsi solusi dari BRI guna mengoptimalkan manajemen internal melalui aplikasi BRI Merchant.
Aplikasi ini memungkinkan Nur Afidah untuk memantau seluruh transaksi secara real-time, memeriksa laporan harian hingga bulanan, mengunduh laporan settlement langsung dari ponsel, serta melihat arus kas masuk dengan lebih rinci. Fitur-fitur ini sangat membantu dalam pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, serta memastikan pengelolaan keuangan berjalan rapi, bahkan saat volume pengunjung sedang tinggi.
“Kami menggunakan aplikasi BRI Merchant untuk membuat pengelolaan jadi lebih cepat dan praktis. Dengan aplikasi ini, kami bisa melacak uang yang masuk secara detail dan laporannya juga bisa diunduh,” ungkap Nur Afidah.
Informasi lebih lanjut mengenai QRIS BRI dapat diakses melalui tautan yang disediakan.






