— Kemenangan 0-2 atas Getafe di Stadion Coliseum pada Sabtu (25/4/2026) malam WIB tidak hanya mengukuhkan posisi Barcelona di puncak klasemen LaLiga, tetapi juga memperlebar jarak dengan rival abadi mereka, Real Madrid, menjadi 11 poin. Hasil ini disambut gembira oleh pelatih Barcelona, Hansi Flick, yang memuji performa anak asuhnya dalam pertandingan tandang yang dinilainya tidak mudah.

Barcelona langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Keunggulan pertama tercipta pada menit ke-45+1 melalui gol Fermin Lopez, yang membawa tim berjuluk El Barca itu memimpin saat jeda turun minum. Memasuki babak kedua, dominasi Barcelona berlanjut, dan Marcus Rashford berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-74. Gol pemain pinjaman dari Manchester United tersebut memastikan kemenangan dua gol tanpa balas bagi tim tamu.

Jarak 11 Poin dari Real Madrid

Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi Barcelona di puncak klasemen LaLiga dengan koleksi 85 poin. Jarak 11 poin dengan Real Madrid tercipta setelah rival abadi mereka tersebut hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Real Betis sehari sebelumnya. Dengan sisa lima pertandingan di LaLiga musim ini, Barcelona semakin dekat untuk meraih gelar juara liga untuk kali ke-29 sepanjang sejarah klub.

Reaksi Pelatih Hansi Flick

Usai pertandingan, Hansi Flick mengungkapkan rasa puasnya atas performa tim. Ia mengakui bahwa meraih kemenangan di kandang Getafe bukanlah perkara mudah.

“Kami tahu ini adalah lapangan yang sulit dan saya senang dengan tiga poin ini,” ujar Flick seperti dikutip dari laman resmi Barcelona.

Flick menambahkan bahwa ia melihat energi positif yang ditunjukkan para pemainnya di lapangan.

“Dalam beberapa hari terakhir saya melihat energi yang sangat positif. Hari ini kami menunjukkannya di lapangan. Dalam pertandingan tandang yang sulit, kami telah menunjukkan bakat dan kualitas kami. Saya sangat senang untuk para pemain saya, klub, dan para penggemar,” tambah pelatih asal Jerman tersebut.

Meskipun suasana ruang ganti dipenuhi euforia kemenangan, Hansi Flick dengan tegas membantah bahwa perayaan tersebut ditujukan untuk gelar juara yang kian dekat.

“Kami merayakan kemenangan di ruang ganti, tetapi bukan gelar juaranya. Kami hanya fokus menyelesaikan tugas hari ini,” tegas Flick.