Akses.co.id — Memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei, Yogyakarta menawarkan sejumlah destinasi wisata edukasi yang dirancang khusus untuk anak. Tempat-tempat ini tidak hanya menyajikan keseruan, tetapi juga pengalaman belajar yang interaktif dan mendalam, mulai dari eksperimen sains hingga menelusuri jejak sejarah pendidikan nasional.
Taman Pintar Yogyakarta: Arena Belajar Sambil Bermain
Terletak di jantung Kota Yogyakarta, tepatnya di Jalan Panembahan Senopati No. 1-3, Ngupasan, Gondomanan, Taman Pintar menjadi magnet bagi keluarga yang mencari aktivitas edukatif. Taman seluas kurang lebih 2,3 hektar ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.30 hingga 16.00 WIB.
Taman Pintar menawarkan beragam wahana yang dirancang untuk merangsang rasa ingin tahu anak. Pengunjung dapat menjelajahi zona sains, merasakan sensasi luar angkasa di planetarium, hingga menikmati tayangan edukatif di teater 4D. Konsep belajar sambil bermain diterapkan di setiap sudutnya, menjadikannya lokasi favorit untuk kunjungan sekolah, termasuk program study tour.
Pengalaman belajar semakin kaya dengan adanya program kreativitas seperti membatik, melukis, dan membuat gerabah. Harga tiket masuknya sangat terjangkau, dengan biaya untuk setiap wahana berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 25.000 per orang.
Gembira Loka Zoo: Mengenal Satwa Lokal dan Internasional
Bagi pecinta satwa, Gembira Loka Zoo di Jalan Kebun Raya No. 2, Kota Gede, Yogyakarta, menawarkan kesempatan untuk belajar lebih dekat dengan berbagai jenis hewan. Kebun binatang yang dikenal sebagai salah satu yang terbesar di Yogyakarta ini memiliki koleksi beragam, mulai dari mamalia, reptil, hingga ikan yang dipamerkan di area terpisah.
Pengunjung dapat menikmati fasilitas seperti akuarium indoor dan outdoor, serta berkeliling menggunakan kereta atau kapal katamaran tanpa biaya tambahan. Spot foto menarik juga banyak tersedia, termasuk sesi foto bersama burung-burung eksotis, meskipun terkadang memerlukan antrean dan biaya tambahan.
Gembira Loka Zoo buka setiap hari. Harga tiket masuk pada hari kerja (weekday) adalah Rp 60.000, sedangkan pada akhir pekan (weekend) menjadi Rp 75.000 per orang.
Museum Dewantara Kirti Griya: Menelusuri Jejak Ki Hajar Dewantara
Sebagai alternatif wisata edukasi dalam ruangan, Museum Ki Hajar Dewantara Kirti Griya di Jalan Taman Siswa No. 31, Mergangsan, Yogyakarta, menjadi destinasi yang sarat makna. Museum ini dibuka dari Senin hingga Sabtu dengan jam operasional yang bervariasi: pukul 08.00-13.30 WIB (Senin-Kamis), 08.00-11.00 WIB (Jumat), dan 08.00-13.00 WIB (Sabtu).
Museum ini menyimpan koleksi peninggalan Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional Indonesia, yang meliputi naskah, foto, buku, hingga perabotan rumah tangga. Penataan koleksi dalam enam ruangan yang terbagi berdasarkan alur waktu perjalanan hidup Ki Hajar Dewantara, dari masa muda hingga pengembangan konsep pendidikan Tamansiswa, memberikan gambaran utuh tentang perjuangannya.
Meskipun terbuka untuk umum, museum ini kerap dikunjungi oleh pelajar dan mahasiswa. Pengunjung dapat mengajukan reservasi untuk kunjungan di luar jam operasional. Tiket masuk museum ini sangat terjangkau, hanya Rp 5.000 per orang.
Museum Gunung Merapi: Wawasan Kebencanaan dan Mitologi
Menyajikan informasi mendalam tentang gunung api, khususnya Gunung Merapi, Museum Gunung Merapi yang berlokasi di Jalan Kaliurang Km 22, Hargobinangun, Pakem, Sleman, menjadi pilihan edukatif lainnya. Museum ini beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 15.30 WIB, namun tutup setiap hari Senin.
Di museum ini, pengunjung dapat melihat berbagai alat peraga, koleksi batuan vulkanik, serta mempelajari mitologi dan filosofi yang melekat pada Gunung Merapi, termasuk kaitannya dengan sumbu imajiner Yogyakarta. Dengan harga tiket masuk hanya Rp 5.000 per orang, museum ini menawarkan wisata edukasi yang berharga sekaligus menambah wawasan tentang kebencanaan dan kekayaan alam.
Ikuti Akses.co.id
