Akses.co.id — PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul meluncurkan dua inovasi digital sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-75, yakni portal Sido HerbalPedia dan asisten virtual SiHerbie – Your Smart Herbal Assistant. Peluncuran ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat Indonesia melalui informasi herbal berbasis ilmiah. Acara berlangsung di Gedung House of Jamu, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/4/2026).
Direktur Utama Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat, menyatakan bahwa platform ini diharapkan menjadi rujukan utama bagi masyarakat yang mencari informasi kesehatan yang akurat dan mudah dipahami. “Platform ini dapat menjadi rujukan utama bagi siapa saja yang ingin mendapatkan akses informasi kesehatan secara ilmiah dan mudah dipahami,” ujarnya dalam sambutan.
Irwan menambahkan, pemahaman mendalam mengenai latar belakang ilmiah di balik tanaman herbal akan mendorong masyarakat untuk mengintegrasikan potensi obat herbal ke dalam gaya hidup modern secara aman dan efektif.
Inspirasi dari Pengalaman Pribadi dan Sejarah
Irwan Hidayat mengaku, gagasan di balik Sido HerbalPedia berawal dari pengalaman pribadinya dalam menghadapi berbagai keluhan kesehatan. Salah satunya adalah saat ia mengalami demam berdarah untuk kedua kalinya. Ia memilih untuk tidak dirawat di rumah sakit, melainkan mengatur pola makan dan minumnya, serta mengonsumsi rebusan daun pepaya. Hasilnya, ia merasa pulih pada hari keempat.
Pengalaman lain yang turut memicu idenya adalah ketika pembuluh darah matanya kerap pecah akibat mengonsumsi obat pengencer darah. Setelah pengobatan steroid dari dokter pribadi tidak memberikan hasil jangka panjang, Irwan beralih ke pendekatan holistik. Ia mengonsumsi temulawak, meningkatkan asupan serat, dan mengganti konsumsi daging dengan makanan berserat.
“Dokter terbaik adalah diri kita sendiri, dan obat terbaik datangnya dari alam,” kata Irwan, mengutip filosofi yang dipegangnya.
Selain pengalaman pribadi, Irwan juga terinspirasi oleh sejarah perkembangan obat modern. Ia menyoroti bagaimana salisilat dari pohon dedalu yang diisolasi pada tahun 1897 kemudian disintesis menjadi aspirin, sebuah obat antinyeri dan antipanas. Sejak saat itu, perhatian dunia lebih terfokus pada isolasi tanaman dan sintesisnya menjadi obat farmasi, sementara ramuan herbal seperti dari pohon dedalu, temulawak, dan kina mulai terlupakan.
“Saya berpikir, bagaimana caranya supaya tanaman ini bisa dimanfaatkan kembali? Lalu, saya punya ide, saya kumpulkan riset yang sudah ada,” jelas Irwan.
Didorong oleh pengalaman pribadi dan keprihatinan atas minimnya literasi herbal berbasis riset ilmiah, Irwan Hidayat menciptakan Sido HerbalPedia. Ia berharap portal ini dapat membantu masyarakat memahami herbal dengan lebih baik dan membuat keputusan yang tepat.
Portal Digital Berbasis Riset Ilmiah
Penyusunan Sido HerbalPedia melibatkan riset berbasis literatur review selama hampir satu tahun oleh tim multidisiplin yang dipimpin langsung oleh Irwan Hidayat. Tim ini mencakup Head of Research and Development Sido Muncul, Apt Wahyu Widayani, SSi, yang telah bekerja selama 32 tahun di perusahaan, serta peneliti Sido Muncul, Dr dr Neni Susilaningsih, MSi, yang terlibat dalam pengembangan produk seperti Tolak Angin sejak tahun 2002.
Direktur Marketing Sido Muncul, Maria Reviani Hidayat, menjelaskan tiga fitur utama Sido HerbalPedia. Fitur pertama, Literatur Herbal, menyajikan informasi komprehensif mengenai tanaman obat, mulai dari profil, manfaat kesehatan, hingga kajian ilmiah pendukung.
“Informasi yang ditampilkan di Sido HerbalPedia berbeda dari portal-portal lain. Informasinya bersifat ilmiah karena memang kami meringkas ini semua dari hasil uji klinis yang berbasis literatur ilmiah,” ucap Maria.
Komisaris Independen Sido Muncul, Dr dr Mohammad Adib Khumaidi, SpOT, menekankan bahwa pendekatan berbasis literatur review memperkuat kredibilitas jamu sebagai produk kesehatan yang tidak hanya empiris, tetapi juga ilmiah.
“Yang paling penting, jamu dari bahan baku alam itu ada dasar ilmiahnya, bukan hanya empiris. Ada literature review yang mendukung,” katanya.
Validasi ilmiah dilakukan oleh Guru Besar Universitas Negeri Semarang dan salah satu tim penyusun, Prof Dr Fathur Rokhman, MHum, untuk memastikan integritas ilmiah dari seluruh literatur yang digunakan.
“Jurnal-jurnal yang jadi rujukan di portal Sido HerbalPedia, kami cek satu per satu, apakah valid atau tidak. Ternyata, semua yang tercantum di daftar pustaka valid,” ujar Fathur.
Literatur Herbal dengan 66 Tanaman dan Kajian Lengkap
Saat ini, Sido HerbalPedia telah memuat informasi mengenai 66 tanaman herbal dengan kajian lengkap. Sebanyak 24 tanaman lainnya masih dalam proses penyusunan.
Tanaman-tanaman tersebut dikategorikan berdasarkan enam problem kesehatan, yaitu Imunitas dan Kesehatan Tubuh, Kesehatan Kulit dan Mata, Kesehatan Pencernaan, Kesehatan Pria dan Wanita, Kesehatan Tulang dan Sendi, serta Kesehatan Umum. Setiap tanaman disajikan secara sistematis, meliputi:
- Profil Tanaman: Morfologi, habitat, dan bagian tanaman yang dimanfaatkan.
- Kandungan Fitokimia: Senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, kumarin, dan minyak esensial.
- Farmakologi: Mekanisme kerja senyawa bioaktif dalam tubuh berdasarkan penelitian.
- Uji Klinis: Data penelitian lengkap meliputi subyek, dosis, durasi, dan hasil terukur.
- Keamanan: Studi toksisitas akut dan subkronis untuk memastikan keamanan konsumsi.
- Daftar Pustaka Ilmiah: Seluruh rujukan penelitian yang dapat diverifikasi oleh publik.
Sebagai contoh, halaman daun kemuning memuat penelitian pada 17 perempuan obesitas yang menunjukkan penurunan indeks massa tubuh signifikan setelah 15 hari konsumsi. Daun kemuning juga menunjukkan efek hepatoprotektif pada studi terhadap 15 laki-laki obesitas, dengan penurunan signifikan pada enzim hati SGOT dan SGPT.
Dari sisi keamanan, pemberian ekstrak etanol daun kemuning pada tikus uji tidak menunjukkan efek toksik signifikan, baik pada studi toksisitas akut maupun subkronis selama 28 hari.
Holistic Healthcare untuk Kesehatan Menyeluruh
Fitur kedua, Holistic Healthcare, menyediakan layanan konsultasi dengan tim ahli kesehatan holistik yang terdiri dari dokter medis, dokter herbal, psikolog, dan ahli gizi. Tim ini siap menjawab pertanyaan seputar kesehatan masyarakat.
Maria Reviani Hidayat menjelaskan bahwa keunggulan Holistic Healthcare terletak pada pendekatan yang menyeluruh, berbeda dari pendekatan simptomatis. Layanan ini memberikan rekomendasi yang mencakup pola makan, olahraga, manajemen stres, hingga pilihan herbal yang sesuai.
“Perbedaan antara Sido HerbalPedia dengan portal kesehatan yang sudah ada sebelumnya, jawaban yang akan diberikan sifatnya lebih holistik, bukan jawaban yang simptomatis. Misalnya, kita mengalami sakit tertentu, lalu muncul rekomendasi herbalnya apa,” terang Maria.
Untuk memanfaatkan fitur ini, pengguna perlu mengisi formulir kesehatan yang mencakup data diri, keluhan, riwayat penyakit, dan kebiasaan sehari-hari. Tim kesehatan kemudian akan memberikan rekomendasi melalui email. Dalam demonstrasi peluncuran, fitur ini digunakan untuk memberikan panduan penurunan berat badan alami, yang mencakup saran pola makan seimbang, hidrasi, aktivitas fisik, kualitas tidur, serta rekomendasi herbal seperti asam gelugur dan daun jati belanda.
SiHerbie, Asisten Pintar Berbasis Kecerdasan Buatan
Fitur ketiga, SiHerbie, adalah asisten virtual berbasis kecerdasan buatan dengan tagline “Your Smart Herbal Assistant”. Fitur ini dirancang untuk memberikan jawaban instan tanpa perlu menunggu balasan dari tim Holistic Healthcare.
Dalam sesi demonstrasi, salah satu peserta, Nidia dari Tangerang, mencoba SiHerbie dengan pertanyaan mengenai cara meredakan GERD. SiHerbie merespons dengan cepat, memberikan penjelasan tentang penyakit tersebut, serta merekomendasikan herbal seperti kunyit, lengkap dengan dosis, cara konsumsi, dan mekanisme kerjanya.
“Kalau tidak sabar menunggu rekomendasi dari tim Holistic Healthcare, bisa tanya sama SiHerbie. Fitur ini dapat memberikan jawaban secara instan,” ujar Maria.
Sido HerbalPedia dapat diakses secara gratis oleh seluruh masyarakat Indonesia melalui tautan https://sidoherbalpedia.com/id/.
Irwan Hidayat berharap kehadiran portal ini dapat memperkuat posisi obat herbal sebagai warisan Nusantara yang tidak hanya bernilai tradisional, tetapi juga diakui secara ilmiah. Ia juga berharap Sido HerbalPedia dapat mendorong masyarakat untuk meningkatkan kualitas kesehatan demi kehidupan yang lebih sehat dan bahagia.
Ikuti Akses.co.id
