MALANG, JATIM – Ratusan pengemudi ojek daring (ojol) memadati Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Ciliwung, Kota Malang, Jawa Timur, pada Rabu (22/4/2026) siang. Mereka rela mengantre panjang demi mendapatkan bantuan berupa bahan bakar minyak (BBM) gratis dan paket sembako.
Antrean kendaraan roda dua ini didominasi oleh para driver ojol dari berbagai komunitas. Sebagian besar dari mereka telah tiba sejak pukul 12.00 WIB, meskipun pembagian bantuan baru dimulai sekitar pukul 12.30 WIB. Menariknya, terlihat pula sejumlah pengemudi perempuan yang turut serta dalam kegiatan tersebut.
Salah seorang driver ojol, Sari, mengaku telah menunggu sejak siang hari. Ia menyambut baik bantuan BBM gratis tersebut, terutama di tengah kenaikan harga bahan bakar non-subsidi. “Meskipun harus menunggu tapi senang, lumayan meringankan beban kami sebagai ojol. Apalagi BBM non-subsidi sekarang lagi naik harganya,” ujar Sari.
Setiap pengemudi yang hadir mendapatkan jatah 3 liter BBM jenis Pertamax dengan Ron 92. Bagi driver seperti Arif, bantuan ini dinilai mampu menghemat pengeluaran hariannya hingga sekitar Rp 35.000. “Setiap hari habis 3 liter kadang lebih, jadi dengan bantuan ini bisa lebih hemat tidak perlu beli BBM lagi seharian ini,” jelasnya.
Program “Sapa Driver Ojol”
Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Sapa Driver Ojol” yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Program ini rutin dilaksanakan di berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap para pengemudi ojol.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyatakan bahwa acara ini tidak hanya sekadar berbagi bantuan, tetapi juga menjadi ajang untuk menyapa dan memberikan semangat kepada para driver. “Ini penyapaan yang menurut saya bisa kita lakukan di banyak tempat. Kita berbagi BBM dan sembako, dan ini selalu kita koordinasikan dengan SPBU agar stoknya tersedia,” kata Khofifah.
Dalam acara di Malang kali ini, sebanyak 160 driver ojol menerima bantuan yang disalurkan melalui koordinasi antara Dinas Sosial, pihak SPBU, dan komunitas ojol setempat. Bantuan tersebut berupa voucher BBM dan paket sembako.
Momentum Hari Kartini
Pelaksanaan kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Gubernur Khofifah menyoroti peran para pengemudi ojol perempuan sebagai sosok tangguh yang seringkali menjadi tulang punggung keluarga.
“Pastikan mereka terjaga semangatnya, punya kekuatan untuk menatap masa depan dengan peluang-peluang yang bisa mereka capai. Mereka ini Kartini-Kartini luar biasa,” ucap Khofifah, mengapresiasi semangat para Kartini masa kini.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban sekaligus memotivasi para driver ojol dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. “Harapan kami kegiatan ini bisa membantu meringankan teman-teman driver, dalam keadaan apapun. Kami saling memberikan penguatan,” pungkasnya.






