Akses.co.id — Nama Bang Si Hyuk, CEO HYBE yang kini tengah menghadapi tuduhan terkait perdagangan ilegal dan penipuan investor, tidak dapat dipisahkan dari fenomena global bernama BTS. Namun, di luar kontroversi yang meliputinya, Bang Si Hyuk adalah sosok sentral di balik kesuksesan luar biasa grup idol K-Pop tersebut.
Kecintaannya pada dunia musik telah tertanam sejak usia muda. Perjalanan kariernya di industri hiburan Korea Selatan dimulai dengan langkah signifikan saat ia bersama Park Jin Young mendirikan JYP Entertainment, salah satu dari tiga agensi hiburan raksasa di negeri ginseng.
Kesuksesan awal Bang dan Park terwujud melalui grup generasi pertama g.o.d. Kolaborasi mereka dalam menciptakan lagu-lagu hit membuat nama Bang Si Hyuk melambung, bahkan memberikannya julukan “Hitman Bang”. Pada tahun 2005, Bang memutuskan untuk melangkah lebih jauh, meninggalkan JYP untuk mendirikan agensi sendiri yang kelak dikenal sebagai Big Hit Entertainment, dan kini bertransformasi menjadi HYBE Corporation.
Pembentukan BTS dan Evolusi Konsep
Produser yang lahir pada 9 Agustus 1972 ini mulai merintis pembentukan grup boyband beranggotakan tujuh orang pada tahun 2010. Namun, proses pembentukan BTS memakan waktu beberapa tahun hingga akhirnya terbentuk secara utuh.
Dalam sebuah wawancara dengan The Times pada tahun 2019, Bang Si Hyuk mengungkapkan bahwa konsep awal BTS adalah sebagai kru hip-hop. Keputusan untuk mengadopsi “model idola K-Pop” baru diambil setelah mempertimbangkan secara matang “konteks bisnisnya”.
Pandangan Bang Si Hyuk tentang Kesuksesan BTS
Ketika membahas pencapaian gemilang BTS, Bang Si Hyuk kerap menyoroti peran keberuntungan dan pemilihan waktu yang tepat.
“Saya sangat yakin kesuksesan BTS di AS sebagian besar disebabkan oleh keberuntungan. Bukan karena strategi brilian saya atau karena BTS sangat cocok untuk pasar AS,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Melainkan karena pesan mereka beresonansi dengan permintaan tertentu, dan melalui media digital, pesan itu menyebar dengan cepat. Dan BTS menyentuh sesuatu yang belum dibahas di AS pada saat itu, sehingga kaum muda Amerika bereaksi, dan itu terbukti melalui angka-angka.”
Dampak Finansial dan Jangkauan Global
Sejak debutnya pada tahun 2013, BTS telah mengukir sejarah sebagai salah satu grup pop paling sukses. Mereka menjadi grup Korea pertama yang berhasil menduduki puncak tangga lagu Billboard Hot 100 dan grup Asia pertama yang melampaui lima miliar streaming di Spotify.
Performa finansial Big Hit Entertainment pun turut meroket. Saham perusahaan ini memulai debutnya di bursa saham pada Oktober 2020 dengan harga 235 dolar AS per lembar, lebih dari dua kali lipat harga penawaran umum perdana yang sebesar 110 dolar AS.
Pada tahun 2019, Bloomberg memperkirakan kekayaan bersih Bang Si Hyuk mencapai sekitar 770 juta dolar AS. Angka tersebut kemudian melonjak drastis menjadi lebih dari 2 miliar dolar AS. Berdasarkan data dari Korea CXO Research Institute, sebuah perusahaan analisis korporasi yang berbasis di Seoul, hingga bulan lalu, Bang Si Hyuk memiliki lebih dari 13 juta saham HYBE, dengan nilai hampir mencapai 5 triliun won.
Karya Bang Si Hyuk Selain BTS
Selain membesarkan nama BTS, Bang Si Hyuk juga memiliki rekam jejak panjang dalam menulis dan memproduseri album untuk berbagai penyanyi populer di industri musik Korea Selatan. Beberapa nama artis yang pernah bekerja sama dengannya antara lain:
- Baby V.O.X
- BoA
- g.o.d
- Yoon Mi Rae
- Baek Ji Young
- Wonder Girls
- K.Will
- T-ARA
- 2AM
- B2ST
- Davichi
- GFriend
- LeSserafim
- &Team
- Tomorrow x Together
- Enhypen
- Illit
Ikuti Akses.co.id
