Regional

Prof KH Abd Halim Soebahar Jadi Ketum MUI Jatim, Gantikan KH Mutawakkil Alallah

Advertisement

SURABAYA, KOMPAS.com – Prof Dr KH Abd Halim Soebahar resmi menduduki tampuk pimpinan sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur periode 2025-2030. Ia menggantikan KH Moh Hasan Mutawakkil Alallah yang mengundurkan diri lantaran alasan kesehatan.

Penetapan Prof Halim, yang akrab disapa, ini dilakukan dalam forum Rapat Paripurna yang digelar di Kantor MUI Jawa Timur pada Senin, 20 April 2026.

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.

“Kami mengamanatkan kepada Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur untuk segera mengajukan Pergantian Antar Waktu (PAW) kepada MUI di Jakarta,” ujar Emil, seperti dikutip dari laman resmi MUI Jatim.

Prof Halim Ungkapkan Rasa Hormat dan Ajakan Kolaborasi

Menanggapi amanah baru ini, Prof Halim menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyatakan rasa hormatnya saat masih menjabat sebagai Wakil Ketua Umum mendampingi KH Moh Hasan Mutawakkil Alallah.

Advertisement

“Sejak dulu kami sudah merasa terhormat menjadi Wakil Ketua Umum mendampingi KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah. Setiap turun ke daerah, kami hampir tidak pernah absen, karena mendampingi beliau adalah keberkahan tersendiri,” terang Prof Halim.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengabdian di MUI merupakan sebuah khidmah yang memiliki bobot tersendiri, meskipun struktur organisasinya terbilang ramping.

“Khidmah di MUI itu sangat luar biasa. Kami sudah 35 tahun di MUI sejak 1991. MUI ini berat, karena pengurusnya kecil, tidak memiliki jamaah langsung, tetapi perannya sangat besar dan strategis,” jelasnya.

Prof Halim lantas mengajak seluruh jajaran pengurus untuk bersama-sama melanjutkan fondasi kuat yang telah dibangun oleh kepemimpinan sebelumnya.

Advertisement