Akses.co.id — Liverpool berambisi memutus tren negatif saat menjamu Crystal Palace dalam lanjutan Premier League di Stadion Anfield, Sabtu (25/4/2026) pukul 21.00 WIB. Kemenangan menjadi harga mati demi mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Musim ini, pasukan Arne Slot menunjukkan catatan minor kala bersua tim asal London tersebut. Tiga kekalahan diderita Liverpool dalam tiga ajang berbeda: Community Shield (kalah adu penalti 2-3 setelah imbang 2-2), Premier League (1-2), dan Piala Liga (0-3).
Saat ini, Liverpool tertahan di posisi klasemen dengan 55 poin dari 33 pertandingan. Tiga poin penuh sangat krusial untuk menjauh dari kejaran tim-tim di bawahnya dan mengunci satu tempat di kompetisi antarklub Eropa kasta tertinggi.
Kondisi Kedua Tim
Performa Liverpool dalam beberapa pekan terakhir belum stabil. Kendati demikian, Virgil van Dijk dan kawan-kawan akan menghadapi Crystal Palace yang juga tidak bisa diremehkan. The Eagles hanya menelan satu kekalahan dalam delapan pertandingan terakhir di seluruh kompetisi.
Menariknya, Palace memiliki rekor apik saat bertandang ke Anfield. Mereka tercatat tidak pernah kalah dalam empat kunjungan terakhir ke markas Liverpool di semua ajang.
Namun, Liverpool memiliki catatan sejarah yang lebih baik di Premier League melawan Palace. Dari 33 duel terakhir, The Reds mampu merengkuh 20 kemenangan, berbanding tujuh kekalahan.
Fokus Crystal Palace yang Bergeser?
Keberuntungan bisa saja berpihak pada Liverpool. Crystal Palace dikabarkan tengah memfokuskan perhatian pada laga semifinal Conference League melawan Shakhtar Donetsk yang akan digelar pada pertengahan pekan mendatang. Hal ini berpotensi membuat konsentrasi mereka terpecah.
Liverpool sendiri belum pernah mengalami empat kekalahan dari tim yang sama dalam satu musim kompetisi. Misi balas dendam atas Palace kali ini akan menjadi ujian bagi konsistensi mereka.
Magis Mohamed Salah Diharapkan Bersinar
Mohamed Salah diprediksi akan menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Penyerang asal Mesir tersebut menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol dalam tiga penampilan terakhirnya di Premier League.
Statistik Salah melawan Crystal Palace sangat impresif. Ia telah mengemas 14 gol dari 14 laga Premier League terakhir melawan The Eagles, dengan rincian sembilan gol dan lima assist.
Dengan absennya Hugo Ekitike akibat cedera dan Alexander Isak yang masih berjuang mengembalikan kebugaran penuh pascaabsen panjang, peran Salah sebagai mesin gol utama Liverpool semakin krusial.
Ancaman dari Mateta
Sementara itu, ancaman utama dari kubu Crystal Palace diprediksi datang dari striker Jean-Philippe Mateta. Penyerang asal Prancis ini tengah dalam performa menanjak, mencetak tiga gol dalam empat pertandingan terakhirnya.
Secara keseluruhan, Mateta telah membukukan 10 gol dari 23 kali tampil sebagai starter di Premier League musim ini.
Ikuti Akses.co.id
