— Cesc Fabregas menuai pujian atas performa impresifnya sebagai pelatih muda bersama Como 1907 di Liga Italia. Musim penuh pertamanya sebagai arsitek tim sukses mengantarkan Como finis di peringkat ke-10, sebuah pencapaian signifikan mengingat status promosi klub tersebut pada musim sebelumnya.

Performa gemilang Como berlanjut di musim 2025-2026. Memasuki fase akhir kompetisi, tim asal Lombardia ini secara mengejutkan bersaing di papan atas dan bahkan berpeluang menembus zona Liga Champions. Fabregas disebut menerapkan gaya bermain menyerang yang mengandalkan penguasaan bola dan tekanan tinggi, pendekatan yang berkontribusi pada konsistensi tim dalam pertandingan-pertandingan krusial.

Rumor Ketertarikan Chelsea

Kesuksesan Fabregas di Como tak luput dari perhatian klub-klub besar Eropa. Nama pelatih muda ini mulai dikaitkan dengan kepindahan ke Chelsea, yang saat ini tengah mencari pelatih tetap pasca berpisah dengan Liam Rosenior. Posisi pelatih The Blues sementara diisi oleh Calum McFarlane hingga akhir musim.

Hubungan Fabregas dengan Chelsea terbilang historis. Ia pernah berseragam klub asal London Barat tersebut dan berkontribusi pada raihan dua gelar Liga Inggris. Situasi ini membuka spekulasi kembalinya Fabregas ke Stamford Bridge, meskipun ia masih terikat kontrak dengan Como hingga 2028.

Tanggapan Presiden Como

Presiden Como, Mirwan Suwarso, angkat bicara mengenai rumor yang mengaitkan Fabregas dengan Chelsea. Pria asal Indonesia ini menegaskan bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan sang pelatih.

“Jika itu membuatnya bahagia, ya sudah,” ujar Mirwan Suwarso, seperti dikutip dari pernyataan yang beredar. “Anda ingin karyawan Anda tetap bersama Anda selama mungkin. Namun, pada akhirnya kami tidak bisa memilikinya selamanya.”

“Dia bebas pergi ke Chelsea jika dia mau,” lanjutnya. “Bisnis adalah bisnis, ide adalah ide. Kami harus melihat segala sesuatu dengan cara yang masuk akal, bukan? Itu akal sehat.”