— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Sumatera Utara. Peringatan ini berlaku pada Senin, 4 Mei 2026, mulai pukul 18:20 WIB hingga 21:50 WIB. Kondisi cuaca buruk ini diprediksi terjadi di sejumlah daerah, sehingga perlu diwaspadai oleh masyarakat.

Menurut data BMKG, kondisi ini diprediksi terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Utara, antara lain:

  • Kabupaten Tapanuli Tengah: Pandan, Pinangsori, Kolang, Tapian Nauli, Sibabangun, Sosor Gadong, Sorkam Barat, Sitahuis, dll.
  • Kabupaten Tapanuli Utara: Tarutung, Siatas Barita, Adian Koting, Sipoholon, Pahae Julu, Pahae Jae, Simangumban, Purba Tua, dll.
  • Kabupaten Tapanuli Selatan: Angkola Barat, Batang Toru, Angkola Timur, Sipirok, Angkola Selatan, Batang Angkola, Arse, Marancar, dll.
  • Kabupaten Nias: Bawolato
  • Kabupaten Langkat: Bahorok, Besitang, Batang Serangan, Kutambaru
  • Kabupaten Karo: Kabanjahe, Merek, Munte, Laubaleng, Mardingding, Payung, Kutabuluh, Tiganderket
  • Kabupaten Mandailing Natal: Panyabungan Barat, Siabu, Batang Natal, Lingga Bayu, Batahan, Natal, Ranto Baek, Huta Bargot, dll.
  • Kabupaten Nias Selatan: Gomo, Lahusa, Idanotae
  • Kabupaten Humbang Hasundutan: Paranginan, Lintong Nihuta, Sijamapolang, Onan Ganjang
  • Kabupaten Padang Lawas Utara: Batang Onang

Selain itu, kondisi serupa juga dapat meluas ke wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Nias, Kabupaten Langkat, Kabupaten Karo, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Dairi, Kabupaten Toba, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Samosir, Kabupaten Padang Lawas Utara, Kabupaten Padang Lawas, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat, Kota Padang Sidimpuan, dan Kota Gunungsitoli.

Potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang ini dapat menyebabkan dampak seperti berkurangnya jarak pandang, potensi banjir lokal, pohon tumbang, serta gangguan pada aktivitas transportasi darat maupun udara. Masyarakat yang berada di wilayah terdampak diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi.

Peringatan ini dikeluarkan berdasarkan analisis data cuaca terkini oleh BMKG, mengindikasikan adanya peningkatan aktivitas atmosfer yang berpotensi menimbulkan fenomena cuaca tersebut.