— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Sumatera Selatan. Fenomena cuaca ini diprakirakan terjadi pada Rabu, 7 Mei 2026, mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB. Peringatan ini dikeluarkan berdasarkan analisis kondisi atmosfer terkini yang menunjukkan adanya potensi peningkatan aktivitas cuaca di beberapa wilayah.

Menurut data BMKG, kondisi ini diprediksi terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Selatan, antara lain:

  • Kabupaten Ogan Komering Ulu: Sosoh Buay Rayap, Pengandonan, Peninjauan, Baturaja Barat, Baturaja Timur, Semidang Aji, Lubuk Batang, Lengkiti, dll.
  • Kabupaten Ogan Komering Ilir: Pedamaran, Mesuji, Pampangan, Sungai Menang, Mesuji Makmur
  • Kabupaten Muara Enim: Muara Enim, Rambang Dangku, Gunung Megang, Gelumbang, Ujan Mas, dll.
  • Kabupaten Banyuasin: Banyuasin I, Rambutan, Air Kumbang
  • Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur: Belitang, Madang Suku Ii, Madang Suku I, Semendawai Suku Iii, dll.
  • Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir: Talang Ubi, Penukal Utara, Tanah Abang
  • Kota Prabumulih: Prabumulih Barat, Cambai, Rambang Kpk Tengah, dll.

Selain itu, kondisi serupa juga dapat meluas ke wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Lahat, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Kota Palembang, dan Kota Prabumulih.

Potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang ini dapat menyebabkan dampak seperti berkurangnya jarak pandang, potensi banjir lokal, pohon tumbang, serta gangguan pada transportasi darat maupun udara. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat dan berpotensi menimbulkan dampak lanjutan. Warga diminta untuk memastikan lingkungan sekitar aman dari potensi bencana hidrometeorologi.

Intensitas hujan yang diprakirakan bervariasi antara sedang hingga lebat, sehingga memerlukan perhatian ekstra dari masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun di wilayah rawan bencana.