— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca buruk di wilayah Sumatera Barat pada Minggu, 10 Mei 2026, mulai pukul 20:30 WIB hingga 22:30 WIB. Peringatan ini dikeluarkan berdasarkan analisis data cuaca terkini yang menunjukkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Menurut data BMKG, kondisi ini diprediksi terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Barat, antara lain:

  • Kabupaten Pesisir Selatan: Ranah Pesisir, Lengayang, Sutera, Linggo Sari Baganti, Airpura
  • Kabupaten Solok: Lembah Gumanti, Payung Sekaki, Bukit Sundi, Ix Koto Sungai Lasi, Kubung, X Koto Diatas, Hiliran Gumanti, Tigo Lurah
  • Kabupaten Sijunjung: Sijunjung, Iv Nagari, Kamang Baru, Sumpur Kudus, Kupitan
  • Kabupaten Tanah Datar: Tanjung Emas, Lintau Buo, Lintau Buo Utara
  • Kabupaten Agam: Ampek Nagari
  • Kabupaten Lima Puluh Kota: Harau, Pangkalan Koto Baru
  • Kabupaten Pasaman Barat: Pasaman, Talamau, Kinali, Luhak Nan Duo
  • Kota Solok: Lubuk Sikarah, Tanjung Harapan
  • Kota Sawahlunto: Lembah Segar, Barangin, Silungkang

Selain itu, kondisi serupa juga dapat meluas ke wilayah Kabupaten Solok, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Sawahlunto, dan Kota Payakumbuh.

Potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang ini dapat menimbulkan dampak seperti berkurangnya jarak pandang, potensi banjir lokal, pohon tumbang, serta gangguan pada transportasi darat maupun udara. Masyarakat yang berada di wilayah terdampak diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat membahayakan. Warga diminta untuk memastikan keamanan lingkungan masing-masing dan mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak.

Intensitas hujan yang diprediksi bervariasi antara sedang hingga lebat, sehingga memerlukan perhatian ekstra dari masyarakat untuk mengantisipasi dampaknya.