Akses.co.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang. Peringatan ini berlaku untuk wilayah Sulawesi Tenggara pada Minggu, 10 Mei 2026, mulai pukul 05:40 WITA hingga 08:40 WITA.
Menurut data BMKG, kondisi ini diprediksi terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara, antara lain:
- Kabupaten Kolaka: Wolo, Latambaga, Samaturu, Iwoimendaa
- Kabupaten Konawe: Lambuya, Wawotobi, Sampara, Abuki, Soropia, Latoma, Puriala, Uepai, Besulutu, Bondoala, Anggaberi, Meluhu, Asinua, Konawe, Kapoiala, Lalonggasumeeto, Onembute, Padangguni, Morosi, Anggalomoare, Anggotoa, Tongauna Utara
- Kabupaten Konawe Selatan: Angata, Konda, Moramo, Laonti, Benua, Palangga Selatan, Mowila, Moramo Utara, Sabulakoa, Andoolo Barat
- Kabupaten Bombana: Lantari Jaya
- Kabupaten Kolaka Utara: Wawo
- Kabupaten Konawe Utara: Asera, Wiwirano, Langgikima, Molawe, Lasolo, Oheo, Andowia, Motui, Lasolo Kepulauan, Landawe
- Kabupaten Kolaka Timur: Tirawuta, Loea, Ladongi, Poli Polia, Lalolae, Mowewe, Uluiwoi, Tinondo
- Kabupaten Konawe Kepulauan: Wawonii Utara, Wawonii Timur, Wawonii Tenggara
- Kabupaten Muna Barat: Tiworo Utara
- Kota Kendari: Mandonga, Baruga, Poasia, Kendari Barat, Wua-Wua, Puuwatu
Selain itu, kondisi serupa juga dapat meluas ke wilayah Kabupaten Kolaka, Kabupaten Konawe, Kabupaten Muna, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Bombana, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Kolaka Utara, Kabupaten Konawe Utara, Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Kolaka Timur, Kabupaten Konawe Kepulauan, Kabupaten Muna Barat, dan Kota Kendari.
Potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang ini dapat menyebabkan dampak seperti penurunan jarak pandang, banjir lokal akibat drainase yang tidak memadai, pohon tumbang akibat angin kencang, serta gangguan pada transportasi darat maupun udara. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi dan memastikan kondisi lingkungan tetap aman.
Peringatan dini ini dikeluarkan BMKG untuk mengantisipasi potensi cuaca buruk yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat di wilayah terdampak.
Ikuti Akses.co.id
