Akses.co.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca di wilayah Sulawesi Tengah pada Kamis, 8 Mei 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai kilat/petir dan angin kencang diprediksi terjadi mulai pukul 14:00 WITA hingga 17:00 WITA. Kondisi cuaca ini perlu diwaspadai oleh masyarakat di beberapa daerah.
Menurut data BMKG, kondisi ini diprediksi terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, antara lain:
- Kabupaten Banggai: Batui, Kintom, Bualemo, Toili, Masama, Toili Barat, Nuhon, Moilong, Batui Selatan, Simpang Raya, dll.
- Kabupaten Poso: Pamona Selatan, Lore Utara, Poso Pesisir Utara, Pamona Utara, dll.
- Kabupaten Donggala: Banawa Selatan, Pinembani, dll.
- Kabupaten Tolitoli: Basidondo, Lampasio, dll.
- Kabupaten Buol: Bokat, Bunobogu, Paleleh, Tiloan, Bukal, Gadung, Paleleh Barat, dll.
- Kabupaten Morowali: Bungku Tengah, Bungku Selatan, Menui Kepulauan, Bahodopi, Bungku Pesisir, Bungku Timur, dll.
- Kabupaten Banggai Kepulauan: Totikum, Tinangkung, Liang, Bulagi, Buko, Bulagi Selatan, Tinangkung Selatan, dll.
- Kabupaten Parigi Moutong: Moutong, Sausu, Torue, Balinggi, dll.
- Kabupaten Tojo Una-Una: Ampana Tete, Ampana Kota, Ulubongka, Tojo, Ratolindo, dll.
- Kabupaten Sigi: Palolo, Nokilalaki, Lindu, Gumbasa, Dolo, Kinovaro, Marawola Barat, dll.
Selain itu, kondisi serupa juga dapat meluas ke wilayah Kabupaten Poso, Kabupaten Banggai, Kabupaten Donggala, Kabupaten Tolitoli, Kabupaten Buol, Kabupaten Morowali, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Tojo Una-Una, Kabupaten Sigi, Kabupaten Morowali Utara, dan Kota Palu.
Potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang ini dapat menyebabkan dampak seperti berkurangnya jarak pandang, potensi banjir lokal, pohon tumbang, serta gangguan pada aktivitas transportasi darat maupun udara. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca buruk yang dapat terjadi.
Kondisi cuaca ini diprakirakan berlanjut hingga sore hari, sehingga kewaspadaan perlu terus ditingkatkan.
Ikuti Akses.co.id
