— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca di Jawa Tengah pada Jumat, 9 Mei 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang diprediksi terjadi mulai pukul 21:55 WIB hingga 23:55 WIB. Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak seperti gangguan jarak pandang, banjir lokal, hingga pohon tumbang.

Menurut data BMKG, kondisi ini diprediksi terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah, antara lain:

  • Kabupaten Karanganyar: Matesih, Karangpandan, Karanganyar, Mojogedang, Jenawi, dll.
  • Kabupaten Sragen: Sambirejo, Tangen, Jenar, dll.
  • Kabupaten Grobogan: Geyer, Pulokulon, Kradenan, Ngaringan, dll.
  • Kabupaten Blora: Jati, Randublatung, Kradenan, Banjarejo, Ngawen, dll.
  • Kabupaten Rembang: Sedan, dll.
  • Kabupaten Kendal: Cepiring, dll.
  • Kabupaten Batang: Gringsing, Banyuputih, dll.
  • Kabupaten Pekalongan: Petungkriyono, Doro, dll.

Selain itu, kondisi serupa juga dapat meluas ke wilayah Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Magelang, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Blora, Kabupaten Rembang, Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus, Kabupaten Semarang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Kendal, Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kota Magelang, Kota Pekalongan.

Potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang ini dapat menyebabkan penurunan jarak pandang, banjir di wilayah dataran rendah atau daerah aliran sungai, serta potensi pohon tumbang. Masyarakat yang berada di wilayah terdampak diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca buruk yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Intensitas hujan yang diprediksi dapat mencapai kategori lebat ini memerlukan perhatian lebih dari masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar ruangan atau berada di daerah rawan bencana hidrometeorologi.