— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang. Fenomena cuaca ini diprakirakan terjadi di wilayah Jawa Barat pada Senin, 4 Mei 2026, mulai pukul 20:01 WIB hingga 22:51 WIB. Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak seperti gangguan jarak pandang, banjir lokal, hingga pohon tumbang.

Menurut data BMKG, kondisi ini diprediksi terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Barat, antara lain:

  • Kabupaten Kuningan: Lebakwangi, Garawangi, Kuningan, Ciawigebang, Cidahu, Jalaksana, Cilimus, Kramatmulya, dll.
  • Kabupaten Cirebon: Talun, Sumber, Dukupuntang, Palimanan, Plumbon, Weru, Kedawung, Gunung Jati, dll.
  • Kabupaten Majalengka: Leuwimunding, Ligung, Sumberjaya, Palasah
  • Kabupaten Indramayu: Krangkeng, Sukagumiwang
  • Kota Cirebon: Kejaksan, Lemah Wungkuk, Pekalipan, Kesambi

Selain itu, kondisi serupa juga dapat meluas ke wilayah Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Indramayu, Kota Cirebon, Kota Tasikmalaya, dan Kota Banjar.

Masyarakat yang berada di wilayah terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca buruk. Hal ini termasuk potensi gangguan jarak pandang saat berkendara, risiko banjir lokal akibat curah hujan tinggi, serta kemungkinan pohon tumbang akibat angin kencang. Warga diminta untuk selalu memperbarui informasi cuaca dan mengambil langkah pencegahan yang diperlukan demi keselamatan.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat ini diperkirakan dapat disertai dengan petir yang menyambar-nyambar dan hembusan angin kencang yang berisiko menimbulkan kerusakan.