— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Jawa Barat. Fenomena cuaca ini diprediksi terjadi mulai pukul 20:30 WIB hingga 23:30 WIB pada Senin, 11 Mei 2026.

Menurut data BMKG, kondisi ini diprediksi terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Barat, antara lain:

  • Kabupaten Sukabumi: Nagrak, Caringin, Sukalarang, Ciambar
  • Kabupaten Cianjur: Warungkondang, Cibeber, Pacet, Sukaresmi, Campaka, Gekbrong, Cipanas
  • Kabupaten Bandung: Banjaran, Pameungpeuk, Pangalengan, Cimaung, Soreang, Pasirjambu, Rancabali, Cangkuang, Kutawaringin
  • Kabupaten Tasikmalaya: Sukaratu, Cisayong, Sukahening, Rajapolah, Jamanis, Ciawi, Pagerageung, Sukaresik
  • Kabupaten Ciamis: Cikoneng, Sadananya, Cihaurbeuti, Panumbangan, Panjalu, Kawali, Cipaku, Jatinagara, Rajadesa, Sukadana, Rancah, Tambaksari, Cisaga, Sindangkasih, Lumbung
  • Kabupaten Bandung Barat: Rongga, Sindangkerta
  • Kota Tasikmalaya: Indihiang, Bungursari

Selain itu, kondisi serupa juga dapat meluas ke wilayah Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bandung Barat, Kota Sukabumi, Kota Tasikmalaya, dan Kota Banjar.

Potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang ini dapat menyebabkan dampak seperti penurunan jarak pandang, potensi banjir lokal, pohon tumbang, serta gangguan pada transportasi darat dan udara. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi dampak cuaca buruk yang dapat terjadi.

Prakiraan BMKG mengindikasikan intensitas hujan yang diperkirakan terjadi berkisar antara sedang hingga lebat.