— SOLO, KOMPAS.com – Calon Jemaah Haji (CJH) yang jatuh sakit di Embarkasi Solo, Jawa Tengah, dipastikan akan tetap diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah setelah dinyatakan sembuh dan layak terbang oleh tim medis. Kepastian ini disampaikan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo.

Kasi Humas PPIH Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, merinci bahwa hingga kini terdapat delapan CJH yang tengah menjalani perawatan medis. Rinciannya, dua orang dirawat di RSUD Dr. Moewardi Solo, satu orang di RS TNI AU, tiga orang di RSUP Solo, dan dua orang lainnya di klinik Embarkasi Solo.

“Untuk jemaah haji yang sudah dinyatakan istithaah bidang kesehatan akan dijadwalkan mengikuti penerbangan di kloter selanjutnya,” ujar Nabiila di Embarkasi Solo, Jawa Tengah, Jumat (24/4/2026).

Kelelahan dan Faktor Usia Jadi Penyebab Utama

Nabiila menjelaskan bahwa mayoritas CJH yang sakit mengalami kondisi tersebut akibat kelelahan fisik dan faktor usia.

“Rata-rata kelelahan dan beberapa lansia,” ungkap Nabiila.

Menyikapi hal ini, PPIH Embarkasi Solo terus mengingatkan para CJH untuk senantiasa menjaga kesehatan dan stamina mereka. Pihaknya juga mengimbau agar CJH membatasi kegiatan atau seremoni yang terlalu panjang di daerah asal.

“Karena (seremoni terlalu panjang) akan membuat calon jemaah haji lelah pada akhirnya tiba di Embarkasi Solo kondisi stamina mereka menurun dan sakit,” tegasnya.

Perkembangan Kedatangan dan Keberangkatan Kloter

Hingga saat ini, Embarkasi Solo telah menerima kedatangan sebanyak 10 kloter, yang terdiri dari 3.595 CJH. Pada hari ini, Jumat (24/4/2026), tercatat empat kloter tambahan yang masuk ke Embarkasi Solo.

Keempat kloter tersebut adalah:

  • Kloter 10: Berasal dari Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal.
  • Kloter 11: Berasal dari Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, dan Kota Salatiga.
  • Kloter 12: Berasal dari Kabupaten Pemalang dan Kota Semarang.
  • Kloter 13: Berasal dari Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Semarang.

Dari total CJH yang tiba, sebanyak delapan kloter atau 2.863 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.