— Sebuah wacana penarikan pungutan terhadap kapal komersial yang melintasi Selat Malaka oleh Indonesia menjadi sorotan media Malaysia. Pemberitaan mengenai rencana ini, serta isu pemecatan Menteri Angkatan Laut Amerika Serikat di tengah perang Iran, mendominasi daftar berita terpopuler.

Rencana Pajak Selat Malaka Jadi Perhatian Malaysia

Media pemerintah Malaysia, Bernama, secara khusus menyoroti usulan Indonesia untuk mengenakan pungutan bagi kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Malaka. Dalam laporannya yang berjudul “Indonesia Floats Ship Tax In Malacca Strait: Report” pada Rabu (22/4/2026), Bernama mengutip Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa. Sadewa menyatakan bahwa rencana ini merupakan bagian dari upaya Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam perdagangan global.

Selama ini, Selat Malaka menjadi jalur pelayaran bebas tanpa biaya bagi kapal komersial. Hal ini berbeda dengan praktik yang diterapkan Iran di Selat Hormuz di tengah ketegangan konflik Timur Tengah.

AS Pecat Menteri Angkatan Laut di Tengah Konflik Iran

Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan perombakan besar di jajaran militernya, menyusul situasi perang yang masih berlangsung dengan Iran. Menteri Angkatan Laut AS, John Phelan, dilaporkan diberhentikan secara mendadak pada Rabu (23/4/2026) waktu setempat. Keputusan ini menambah daftar pergantian pejabat tinggi di Pentagon dalam beberapa pekan terakhir.

Pentagon telah mengonfirmasi bahwa Phelan mengakhiri jabatannya “efektif segera”, namun tidak memberikan penjelasan resmi mengenai alasan di balik keputusan tersebut.

Penemuan Sumber Daya Gas Besar di Indonesia Tuai Perhatian Media Asing

Media asing turut menyoroti penemuan signifikan sumber daya gas di Indonesia. Hasil eksplorasi sumur Geliga-1 di Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur, mengungkap potensi gas sebesar sekitar 5 triliun kaki kubik (Tcf) dan 300 juta barel kondensat.

Temuan ini terjadi di Wilayah Kerja (WK) Ganal yang dioperasikan oleh Eni dengan kepemilikan 82 persen, sementara Sinopec memegang 18 persen sisanya. Penemuan ini dianggap sebagai sinyal positif untuk memperkuat pasokan energi nasional di tengah permintaan yang terus meningkat.

Utusan Trump Lobi FIFA untuk Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Seorang utusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan telah melobi Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) agar Italia dapat menggantikan Iran di ajang Piala Dunia 2026. Laporan Financial Times pada Rabu (22/4/2026) menyebutkan bahwa langkah ini merupakan upaya untuk memperbaiki hubungan antara Trump dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, yang dikabarkan sempat memburuk akibat pernyataan Trump terkait Paus Leo XIV dan perang Iran.

Utusan khusus AS, Paolo Zampolli, telah mengonfirmasi kepada Financial Times bahwa ia telah menyampaikan ide tersebut kepada Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino.

Pekerja Rumah Tangga Dapat Jaminan Sosial Kesehatan Lewat UU PPRT

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI secara resmi mengesahkan Undang-Undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) dalam rapat paripurna yang digelar pada Selasa (21/4/2026). Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menyatakan bahwa UU PPRT ini menjamin pekerja rumah tangga mendapatkan penghargaan yang layak, setara dengan profesi pekerjaan lainnya.

“UU PPRT ini adalah komitmen tinggi untuk memanusiakan manusia. Pekerja yang menjadi pendukung kerja produktif industrialis kini benar-benar dinilai pekerjaanya,” ujar Willy Aditya, seperti dikutip dari laman DPR RI pada Rabu (22/4/2026).