Akses.co.id — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor telah memetakan tiga titik rawan kepadatan kendaraan di sepanjang Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, menjelang dan selama momen libur panjang.
Tiga lokasi yang diidentifikasi sebagai area rawan kemacetan tersebut meliputi Pasir Muncang, Megamendung, dan Pasar Cisarua.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto, mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi arahan petugas di lapangan.
“Untuk itu bagi masyarakat kami imbau untuk mematuhi arahan dari petugas,” kata Afif kepada wartawan di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Kamis (14/5/2026).
Kepadatan di kawasan Pasir Muncang kerap terjadi akibat penyempitan jalur dari arah Jakarta menuju Puncak, serta adanya perpotongan arus lalu lintas di area persimpangan.
Kondisi serupa juga terjadi di Megamendung dan Pasar Cisarua, di mana kepadatan kendaraan umumnya dipicu oleh adanya persimpangan jalan dan aktivitas masyarakat yang tinggi.
Untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan, Polres Bogor telah mengerahkan sebanyak 120 personel yang bertugas di sepanjang Jalur Puncak, dengan fokus penempatan di ketiga titik rawan tersebut.
“Kami juga dibantu oleh sukarelawan supeltas yang menjadi kepanjangan tangan Polri untuk membantu mengatur lalu lintas di jalur-jalur alternatif,” ungkap Afif.
Volume Kendaraan Meningkat Signifikan
Peningkatan volume kendaraan terpantau terjadi pada hari pertama libur panjang. Pihak kepolisian mencatat kenaikan sekitar 21 persen dibandingkan akhir pekan biasa.
“Siang ini sudah melintas 21.000 kendaraan yang berasal dari arah Tol Ciawi menuju ke Puncak, meningkat 21 persen dibandingkan dengan weekend biasa,” ujar Afif.
Guna mengurai kemacetan dan mengakomodasi arus balik, polisi memberlakukan sistem rekayasa lalu lintas berupa penerapan satu arah (one way) dari arah Puncak menuju Jakarta sejak pukul 12.30 WIB.
Sistem ini diharapkan dapat memperlancar perjalanan masyarakat yang kembali ke Jakarta dan sekitarnya.
“Diperkirakan kemungkinan sampai dengan pukul 17.00 WIB atau bisa jadi lebih cepat. Mempertimbangkan dengan volume kendaraan arus dari arah Puncak menuju ke Jakarta,” jelas Afif.
Ikuti Akses.co.id
