— SUMENEP, KOMPAS.com – Benda asing berbentuk mirip rudal yang ditemukan terdampar di pesisir Pantai Desa Torjek, Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean, Sumenep, Jawa Timur, dipastikan tidak berbahaya. Pihak kepolisian mengidentifikasi benda tersebut sebagai sebuah drone laut.

Plt Kasi Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti, menyatakan bahwa tindak lanjut dari penemuan tersebut adalah mengamankan benda itu di Polsek Kangayan. “Tindak lanjutnya benda tersebut diamankan di Polsek,” kata Widiarti, Jumat (24/4/2026).

Drone laut tersebut telah dibawa ke Polsek Kangayan setelah pemeriksaan mendalam oleh tim Jihandak Brimob Polda Jawa Timur. Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa benda tersebut tidak mengandung unsur bahan peledak atau komponen berbahaya lainnya. Polisi menilai benda itu aman dan hanya perlu diamankan di kantor polisi.

“Diamankan di sana (Polsek Kangayan),” jelas Widiarti.

Pemeriksaan Mendalam oleh Tim Jihandak

Sebelumnya, tim Jihandak Brimob Polda Jawa Timur telah turun ke lokasi pada Rabu (22/4/2026) untuk melakukan pengecekan. Tujuannya adalah untuk memastikan ada atau tidaknya ancaman dari benda misterius tersebut.

Pemeriksaan dilakukan menggunakan alat X-Ray sebanyak dua kali dari sudut pandang yang berbeda. Hasilnya, tim tidak menemukan adanya unsur bom maupun benda asing berbahaya di dalam benda tersebut. Kepastian ini diperoleh pada Kamis (23/4/2026).

“Bahwa Barang tersebut yang menyerupai torpedo adalah drone laut,” ujar Widiarti, mengonfirmasi identifikasi benda tersebut.

Penemuan Awal oleh Warga

Benda asing ini pertama kali ditemukan oleh Heri, seorang warga Desa Torjek, pada Selasa (21/4/2026) pagi. Saat itu, Heri sedang hendak mengecek perahu miliknya di pesisir Pantai Dusun Aeng Lombi.

Sekitar pukul 06.30 WIB, Heri melihat sebuah benda mencurigakan terdampar di bibir pantai. Ia menduga benda tersebut terbawa arus saat air laut pasang.

“Air laut sempat pasang. Jadi mungkin terbawa itu,” kata Heri.

Karena bentuknya yang tidak biasa dan menyerupai rudal, Heri memutuskan untuk tidak mendekati benda tersebut. Ia kemudian segera memberitahukan warga lain dan melaporkan temuan itu. Laporan tersebut diteruskan ke Polsek Kangayan, dan petugas segera mendatangi lokasi. Petugas memasang garis polisi untuk mencegah warga mendekat dan sempat menutup benda tersebut dengan plastik sederhana sebelum pemeriksaan lebih lanjut.

Dari pengamatan awal, drone laut tersebut memiliki warna kuning dengan diameter sekitar 30 sentimeter dan panjang kurang lebih 2 meter. Di bagian belakangnya terlihat terdapat sirip dan komponen yang mirip dengan penggerak berwarna merah.