Akses.co.id — SURABAYA, KOMPAS.com – Kepolisian Sektor Simokerto masih terus berupaya mengungkap pelaku pembunuhan seorang pria yang terjadi di Jalan Sencaki, Gang Pragoto 2, Kecamatan Simokerto, Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis, 23 April 2026. Hingga kini, penyelidikan masih menemui jalan buntu.
Kapolsek Simokerto, Zainur Rofiq, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun, diduga korban melakukan tindakan tidak senonoh terhadap pelaku sebelum kejadian.
“Kelihatannya korban ini eling (seperti), (dari) keterangan-keterangan saksi-saksi ya, perbuatan tidak senonoh,” ungkap Zainur saat dikonfirmasi pada Jumat, 24 April 2026.
Ia menambahkan, motif tersebut muncul dari keterangan saksi yang merupakan kerabat korban. “Mungkin dari keluarganya enggak terima atau apa gitu. Tapi itu kalau dari omongannya saksi-saksi yang masih kerabat,” katanya.
Zainur dengan tegas membantah dugaan bahwa pembunuhan tersebut dipicu oleh motif asmara. “Ya karena mungkin perbuatannya enggak menyenangkan, kalau dari keterangannya seperti itu kelihatannya,” ujarnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penelusuran mendalam untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku. “Tapi kita kan belum ini pemeriksaan dari tersangka juga apa motifnya. Masih menunggu (tersangka) tertangkap,” jelas Zainur.
Perburuan Pelaku Libatkan Jatanras
Zainur menuturkan, hingga kini pihaknya bersama unit Kejahatan dengan Kekerasan (Jatrantas) masih terus melakukan pencarian dan pengejaran terhadap pelaku. Indikasi awal menyebutkan pelaku lebih dari dua orang, dan tim gabungan masih dalam tahap pencarian nama-nama tersangka.
“Masih disanggong (diintai) sebagai pengejaran ini. Ini gabungan dengan Jatanras, mudah-mudahan segera ketemu lah,” pungkasnya.
Ikuti Akses.co.id
