Regional

Petugas Sita Sambal Hingga Nasi Bungkus Milik Calon Jemaah Haji Kloter 2 di Lombok

Advertisement

MATARAM, Kompas.com – Petugas Balai Kekarantinaan dan Kesehatan (BKK) di Asrama Haji Lombok menyita sejumlah makanan dan minuman dari calon jemaah haji kloter 2 asal Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Rabu (21/4/2026). Barang-barang tersebut termasuk nasi bungkus, sambal, kue basah, sayuran, dan minuman kemasan.

Penyitaan dilakukan saat proses screening barang bawaan calon jemaah yang akan memasuki asrama sebelum keberangkatan menuju Arab Saudi. Ketua Tim Kerja 4 BKK Kelas 1 Mataram, dr Ferry Wardhana, menjelaskan bahwa penyitaan barang bawaan seperti makanan cepat basi dan jamu tanpa izin BBPOM bertujuan untuk mencegah gangguan kesehatan.

“Ditakutkan akan mencret, ini penerbangan akan cepat nanti malam mereka juga sudah persiapan penerbangan takutnya kalau diare,” ujar Ferry pada Rabu.

Ferry menambahkan bahwa selama berada di Asrama Haji, seluruh calon jemaah akan difasilitasi dengan dua kali makan setiap harinya, yaitu makan siang dan makan malam. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada calon jemaah haji dari kloter berikutnya untuk tidak membawa bekal makanan.

Advertisement

“Barang-barang seperti makanan dan lain sebagainya, sebaiknya tidak dibawa karena jemaah haji akan mendapat makanan yang lebih di asrama haji ini. Jadi mereka jatahnya dua kali makan,” tegas Ferry.

Sebelumnya, sebanyak 392 calon jemaah haji kloter 2 asal Lombok Tengah telah tiba dan masuk ke Asrama Haji Lombok pada Rabu, 22 April 2026. Rincian jemaah tersebut meliputi 28 orang berisiko tinggi berat, 62 orang berisiko tinggi sedang, 133 orang berisiko tinggi ringan, dan 169 orang tanpa risiko.

Seluruh calon jemaah haji kloter 2 dijadwalkan akan diberangkatkan menuju Arab Saudi pada tanggal 23 April 2026.

Advertisement