Tren

Pertamina Masih Evaluasi Harga Pertamax dan Pertamax Green, Berpotensi Naik?

Advertisement

Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan perkiraan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi untuk April 2026 memicu kehebohan di kalangan publik. Tabel yang beredar menunjukkan lonjakan signifikan pada berbagai jenis BBM, termasuk Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite. Kenaikan yang diprediksi mencapai ribuan rupiah per liter untuk setiap produk tersebut sontak menimbulkan kekhawatiran.

Dalam unggahan yang dibagikan ulang oleh akun X @Lam pada 20 April 2026, tertera narasi yang menyebut informasi tersebut sebagai “bocoran” yang sebelumnya sempat dianggap hoaks. “Ternyata benar bocoran yang muncul pas awal bulan yang dibilang hoax itu. Cuma di-delay saja dikeluarkannya,” demikian bunyi keterangan dalam tangkapan layar tersebut, mengisyaratkan adanya penundaan pengumuman resmi.

Pertanyaannya, benarkah harga Pertamax dan Pertamax Green akan mengalami kenaikan seperti yang beredar luas di jagat maya?

Pertamina Masih Evaluasi Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi

PT Pertamina Patra Niaga menyatakan bahwa pihaknya masih dalam tahap evaluasi terkait kemungkinan penyesuaian harga BBM non-subsidi, khususnya untuk produk Pertamax dan Pertamax Green. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengonfirmasi hal tersebut.

“Masih dalam tahap evaluasi,” ujar Roberth kepada Kompas.com pada Selasa (21/4/2026), saat ditanya mengenai potensi kenaikan harga kedua jenis BBM tersebut.

Roberth belum dapat memberikan kepastian mengenai keputusan akhir. Ia menegaskan bahwa penetapan harga masih menunggu hasil evaluasi mendalam serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait. “Ini masih menunggu hasil evaluasi dan koordinasi,” tambahnya.

Advertisement

Kenaikan Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Berlaku Sejak 18 April

Sebelumnya, Pertamina memang telah resmi menaikkan harga sejumlah BBM non-subsidi. Penyesuaian ini berlaku efektif mulai Sabtu, 18 April 2026, untuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Kebijakan ini, menurut Pertamina, telah sesuai dengan regulasi yang berlaku dan melalui proses koordinasi serta pembahasan dengan para pemangku kepentingan. Roberth menjelaskan, penyesuaian harga tersebut mengacu pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022.

Berdasarkan aturan tersebut, per 18 April 2026, harga Pertamax Turbo mengalami kenaikan dari Rp 13.100 menjadi Rp 19.400 per liter. Dexlite juga mengalami kenaikan dari Rp 14.200 menjadi Rp 23.600 per liter, sementara Pertamina Dex naik dari Rp 14.500 menjadi Rp 23.900 per liter.

Hingga saat ini, harga Pertamax (RON 92) masih dipertahankan di angka Rp 12.300 per liter dan Pertamax Green di Rp 12.900 per liter. Pertamina juga belum melakukan perubahan pada harga BBM bersubsidi, di mana Pertalite tetap dijual seharga Rp 10.000 per liter dan Biosolar Rp 6.800 per liter.

Advertisement