Akses.co.id — Persija Jakarta akan memanfaatkan jeda singkat persiapan jelang menjamu Persis Solo pada pekan ke-30 Liga Super 2025-2026 dengan mematangkan sektor penyelesaian akhir. Fokus ini diambil menyusul minimnya gol yang dicetak tim dalam beberapa laga terakhir, meski mampu menciptakan banyak peluang.
Pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persis Solo dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (27/4/2026). Duel ini merupakan bagian dari jadwal padat yang harus dilakoni ‘Macan Kemayoran’, mengingat mereka baru saja melakoni dua pertandingan dalam rentang waktu kurang dari lima hari.
“Persiapan kami cukup singkat karena keterbatasan waktu. Seperti yang kalian tahu, kami harus memainkan dua pertandingan dalam waktu kurang dari lima hari,” ujar pelatih Persija, Mauricio Souza, dalam konferensi pers jelang pertandingan di SUGBK, Jakarta, Minggu (26/4/2026).
Meskipun demikian, pelatih asal Brasil berusia 52 tahun itu menyatakan bahwa timnya berhasil menyelesaikan program latihan yang telah direncanakan. “Namun, sesuai dengan apa yang kami rencanakan, kami berhasil melakukan semua persiapan yang kami inginkan,” tambahnya.
Fokus pada Efektivitas Serangan
Dengan waktu persiapan yang terbatas, Mauricio Souza memutuskan untuk memberikan penekanan khusus pada latihan penyelesaian akhir atau finishing. Keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi performa tim dalam dua pertandingan sebelumnya, di mana Persija hanya mampu mencetak dua gol ke gawang lawan.
Padahal, tim asuhan Souza tercatat menciptakan cukup banyak peluang ketika bola sudah memasuki sepertiga akhir lapangan lawan. “Kami banyak melatih masalah penyelesaian akhir (finishing) dan permainan di sepertiga akhir lapangan agar kami bisa tampil lebih efektif dalam pertandingan,” jelas Mauricio Souza.
Eks juru taktik Madura United ini mengungkapkan bahwa latihan penyelesaian akhir sebenarnya sudah menjadi bagian dari programnya sejak awal melatih Persija. Namun, hasil yang kurang optimal di beberapa laga terakhir mendorongnya untuk lebih memfokuskan sesi latihan pada aspek ini demi meningkatkan kreativitas dan ketajaman lini serang.
Analisis dan Adaptasi Latihan
“Ya, seperti yang saya katakan, kami sudah melatih hal ini (penyelesaian akhir) sejak awal kompetisi. Tetapi, ada kalanya bola memang benar-benar tidak mau masuk (ke gawang),” tutur Mauricio Souza.
Ia menambahkan bahwa timnya secara rutin menganalisis setiap pertandingan untuk mengidentifikasi titik lemah dan menyusun program latihan yang sesuai. “Kami selalu berusaha menganalisis pertandingan yang sudah kami jalani, dan menyusun menu latihan berdasarkan apa yang kami anggap sebagai titik lemah.”
“Jadi, seperti yang saya bilang, kami berhasil menciptakan berbagai peluang di dua pertandingan terakhir, tapi kami kurang efektif di sepertiga akhir lapangan. Oleh karena itu, dalam waktu persiapan yang singkat ini, kami berusaha keras melatih permainan di sepertiga akhir lapangan dan melatih penyelesaian akhir dari berbagai sisi,” urainya lebih lanjut.
Saat ini, Persija Jakarta menempati peringkat ketiga klasemen sementara Liga Super 2025-2026 dengan mengoleksi 59 poin. Sementara itu, Persis Solo yang berada di posisi ke-15 dengan 27 poin, tengah berupaya keras untuk menjauh dari zona degradasi.
Ikuti Akses.co.id
