— Arema FC tidak ingin jemawa meski memiliki keunggulan waktu istirahat jelang menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-29 Liga Super Indonesia 2025-2026. Pelatih Marcos Santos menegaskan bahwa perbedaan durasi pemulihan pemain bukanlah penentu hasil akhir pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat (24/4/2026) malam.

Skuad Singo Edan memang memiliki jeda lima hari setelah melakoni laga terakhir melawan Persis Solo pada 18 April. Sementara, Persib hanya memiliki waktu tiga hari pasca melakoni pertandingan tandang menghadapi Dewa United.

Namun, Marcos Santos menilai perbedaan tersebut tidak signifikan. “Kami punya perjalanan panjang untuk bisa bertanding ke Bandung, jadi saya rasa tidak ada perbedaan dengan Persib,” ujar pelatih asal Brasil itu.

Tantangan Perjalanan Panjang

Perjalanan panjang yang harus ditempuh Arema FC, baik melalui udara maupun darat, justru menjadi tantangan tersendiri bagi tim pelatih. Hal ini memaksa mereka untuk memutar otak dalam menyusun strategi demi menjaga kondisi fisik para pemain.

Marcos Santos menjelaskan bahwa timnya telah mengatur ulang jadwal latihan untuk menyesuaikan kebutuhan recovery. Setelah menjalani sesi latihan pagi, skuad langsung bertolak menuju Jakarta pada sore hari sebelum melanjutkan perjalanan ke Bandung.

Menurutnya, perjalanan yang menguras energi tersebut membutuhkan waktu tambahan untuk pemulihan dan adaptasi sebelum para pemain menjalani latihan resmi.

Waspadai Kedalaman Skuad Persib

Di sisi lain, Marcos Santos tetap memandang Persib sebagai lawan yang tangguh, meskipun memiliki waktu istirahat yang lebih singkat. Ia menyoroti kedalaman skuad Maung Bandung sebagai faktor pembeda yang patut diwaspadai.

“Mereka punya banyak opsi pemain yang bisa turun untuk menghadapi kami,” katanya.

Dengan banyaknya pilihan pemain berkualitas di semua lini, Persib dinilai tetap mampu tampil kompetitif. Oleh karena itu, Arema FC memilih fokus untuk menjaga kebugaran tim agar dapat mengimbangi intensitas permainan lawan.

Gustavo Franca Siap Kembali ke GBLA

Pertandingan di GBLA ini juga akan menjadi momen emosional bagi gelandang Arema FC, Gustavo Franca. Ia berpeluang kembali merasakan atmosfer stadion yang dikenal dengan dukungan fanatik suporter Persib, Bobotoh.

Sebelumnya, Franca pernah mengunjungi stadion tersebut saat masih berseragam Persija Jakarta, meskipun tidak mendapat kesempatan bermain. “Tentu saja itu memberikan tekanan tersendiri bagi kami ketika bertanding,” kata pemain bernomor punggung 77 itu.

Sejak bergabung dengan Arema FC pada putaran kedua Liga Super Indonesia 2025-2026, Franca telah menjelma menjadi salah satu pemain kunci. Dalam 11 penampilan, ia berhasil mencetak dua gol dan tiga assist.

Menghadapi Persib di stadion yang terkenal menekan tim tamu, Franca mengaku tidak gentar. Ia justru menjadikan dukungan suporter tuan rumah sebagai tambahan motivasi. “Dukungan familiar itu membuat kami bisa terus semangat sampai akhir laga,” pungkasnya.