Akses.co.id — Persebaya Surabaya berhasil membawa pulang tiga poin dari markas Malut United setelah memenangkan pertandingan pekan ke-29 Super League 2025-2026 dengan skor 2-0 di Stadion Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4/2026). Kemenangan ini diraih meski tim berjuluk Bajul Ijo kalah dalam penguasaan bola (47 persen) dan jumlah tembakan tepat sasaran dibandingkan tuan rumah.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menilai efektivitas dan kecerdasan pemain dalam membaca permainan menjadi kunci keberhasilan timnya mengalahkan dominasi statistik Malut United. Ia secara khusus memberikan apresiasi terhadap atmosfer pertandingan yang disebutnya luar biasa.
“Saya pikir kami bermain luar biasa baik saat menguasai bola maupun tanpa bola, dan menunjukkan betapa bagusnya pemain yang kami miliki. Banyak peluang di babak pertama, tapi terlebih lagi di babak kedua,” ujar pelatih asal Portugal itu.
Tavares menyoroti peningkatan performa timnya dibandingkan laga-laga sebelumnya, di mana ia merasa anak asuhnya kurang beruntung meski bermain baik. Ia mengakui tim lawan sempat mencetak gol yang dianulir karena transisi lini pertahanan Persebaya yang dinilai belum optimal pada babak pertama.
“Saya pikir para pemain mengerti, bermain bagus tapi melakukan beberapa kesalahan dan tim lawan agak beruntung karena mereka tidak menembak terlalu banyak tapi mencetak dua gol. Kami punya tiga transisi di babak pertama,” kata Bernardo Tavares. Ia menambahkan, “Di babak pertama kami punya beberapa peluang bersih. Tim lawan punya tiga transisi di mana lini pertahanan tidak begitu bagus, salah satunya mereka mencetak gol yang dianulir.”
Adaptasi dan Ketajaman Jadi Kunci Kemenangan
Memasuki babak kedua, Persebaya tampil lebih agresif dan berhasil menciptakan beberapa ancaman serius ke gawang Malut United yang dijaga Angga Saputro. Ketajaman lini serang Persebaya akhirnya membuahkan hasil melalui dua gol yang tercipta di paruh kedua pertandingan.
“Kami punya dua atau tiga peluang besar untuk mencetak gol dan kami mencetak dua gol. Saya pikir para pemain dan tim layak mendapatkan hasil ini, dan saya sangat senang karena ruang ganti layak untuk bahagia,” ungkap pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.
Gol pertama Persebaya dicetak oleh Milos Raickovic melalui sepakan keras pada menit ke-73, disusul gol kedua dari Francisco Rivera pada menit 90+1 yang memastikan kemenangan timnya.
Bernardo Tavares menegaskan bahwa adaptasi pemain terhadap kondisi pertandingan dan karakter lawan menjadi faktor penentu kemenangan. Ia juga menekankan pentingnya memiliki pemain yang mampu mencetak gol dan menjaga kebobolan tetap nol.
“Kuncinya adalah kami punya pemain yang bisa mencetak gol dan melakukan clean sheet seperti ini,” sambungnya.
Lebih lanjut, Tavares menjelaskan bahwa perubahan komposisi pemain turut memengaruhi pendekatan taktik tim. “Hari ini kami memainkan pemain di posisi berbeda, jadi harus bermain sesuai karakteristik pemain yang ada,” kata Bernardo Tavares.
Strategi membaca celah di lini tengah lawan juga menjadi elemen krusial dalam pertandingan ini. “Malut main dua hari setelah kami, kami tahu akan ada ruang di tengah setelah 10-15 menit dan kami mengambil keuntungan itu di babak pertama,” pungkasnya.
Dengan kemenangan ini, Persebaya Surabaya masih tertahan di posisi keenam klasemen sementara Super League 2025-2026 dengan mengoleksi 45 poin. Kemenangan ini tidak hanya menambah tiga poin, tetapi juga menjadi pembuktian kematangan tim dalam membaca situasi dan memaksimalkan peluang.
Ikuti Akses.co.id
